Bupati Rohul Buka Musrenbang Penyusunan RKPD 2020 Tingkat Kabupaten

559
Bupati Rohul Buka Musrenbang Penyusunan RKPD 2020 Tingkat Kabupaten

PASIRPENGARAIAN – Dalam rangka penyusunan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2020 Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) tingkat kabupaten di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center, Senin (18/3/2019) pagi.

Musrembabg tingkat kabupaten rencana pembangunan tahun 2020 tersebut turut hadir Seketaris Daerah, H Abdul Harris, Kepala Bappeda Rohul, Nifsar, serta para anggota DPRD Rohul dari tujuh fraksi yang ada dan para kepala OPD, Camat se kabupaten Rohul.

Bupati Rohul, H Sukiman mengatakan, rencana pembangunan yang ditargetkan dan diusulkan untuk tahun 2020 mendatang hendaknya bisa terealisasi. Namun berdasarkan hasil laporan dari Bappeda usulan pembangunan tahun 2020 tersebut menyedot anggaran yang sangat besar yaitu Rp 2,8 Triliun. Sementara anggaran APBD Rohul hanya Rp 1,6 Triliun tentu ada beberapa pembangunan Rohul yang nantinya tidak bisa di realisasikan.

“ Pemerintah tentu terus berupaya mendorong pembangunan di Negeri Seribu Suluk yang kita cintai ini, tetapi karena anggaran kita terbatas tentu pembangunan harus yang diprioritaskan terlebih dahulu,” jelas Sukiman.

Sukiman mengatakan, pemerintah daerah sangat usulan-usulan tersebut bisa tercapai, sehingga pelaksanaan pembangunan di Rohul mulai dari tingkat desa sampai kabupaten bisa dilaksanakan secara merata.

“ Berdasarkan hasil Musrembang yang kita laksanakan hari ini, prioritas utama kita masih tertuju kepada infrastruktur jalan dan jembatan,” tutur Sukiman.

Sementara itu, Kepala Bappeda Rohul, Nifsar mengatakan, bahwa ada empat item yang menjadi prioritas Pemkab Rohul rencana pembangunan tahun 2020 mendatang mengenai infrastruktur jalan dan  jembatan, pendidikan, kesehatan dan pertanian dan beberapa usulan lainnya juga menjadi kebutuhan dilingkungan masyarakat Rohul.

“ Usulan tersebut yang disampaikan dimusrembang tingkat kabupaten berdasarkan hasil musrembang tingkat desa, kecamatan dan beberapa pemangku kepentingan mulai Bupati, DPRD, Akademisi, para kepala OPD dan mengaitkan dengan visi dan misi Bupati Rohul,” ungkap Nifsar.

Kemudian, Anggota DPRD Rohul, Nono Patria Pratama menjelaskan, berdasarkan paripurna penyampaian pokok-pokok pikaran DPRD Rohul bahwa yang menjadi prioritas pembangunan Rohul yang disampaikan dan diterima oleh DPRD Rohul juga menyangkut dengan infrastruktur jelan dan jembatan.

“ Intinya masyarakat Rohul masih membutuhkan infrastruktur jalan dan jembatan karena saat ini masih banyak desa yang belum tersentuh pembangunan, hal ini dipicu luasnya daerah Rohul dan minimnya anggaran yang dikelola oleh pemerinrah,” imbuhnya.

Tambah Nono, sehingga pemerintah juga tidak bisa di salahkan dalam pelaksanaan pemerataan pembangunan, karena anggaran itu sendiri yang tidak mencukupi untuk dikelola dalam pelaksanaan pembangunan dari berbagai bidang.