Mahasiswa UPP Porkes Bersama NU Buka Turnamen Mini Soccer

3533
Ketua PWNU Riau, Tengku Rusli Ahmad melakukan tendangan bola pertama tanda Turnamen Mini Soccer Porkes Cap I resmi di mulai

PASIRPENGARAIAN – Untuk menjalin hubungan silaturrahim, Mahasiswa Porkes Universitas Pasir Pengaraian (UPP) bekerjasama dengan Nahdatul Ulama menggelar Open Turnamen Mini Soccer Cup I.

Open Turnamen Mini Soccer Porkes Cup I itu dibuka secara langsung oleh Ketua PWNU Riau, H Tengku Rusli Ahmat didampingi Ketua Yayasan Pembangunan Rokan Hulu, Ir H Hafith Syukri dan Rektor UPP di Lapangan Mini Soccer UPP, Kamis (28/3/2019) pagi.

Dalam acara tersebut tampak hadir, Ketua Universitas Nahdatul Ulama, Wakil Rektor, para dosen dan karyawan UPP, masyarakat Desa Rambah dan mahasiswa UPP serta tamu undangan lainnya.

Turnamen Mini Soccer yang digelar ini melibatkan 32 club dari 4 Perguruan Tinggi di Rohul, yakni UPP, STKIP Rokania, ISQ Syekh Ibrahim dan STAI Tuanku Tambusai.

Ketua Panitia Kegiatan, Muhammad Akbar Hermawan menyampaikan, turnamen ini dilaksanakan selain bertujuan untuk silaturrahmi dan mewadahi bakat para atlet, juga untuk menghindarkan generasi muda dari pergaulan bebas dan narkoba.

Akbar juga mengucapkan terimakasih kepada Tokoh Masyarakat Riau dari Rokan Hulu,Tengku Rusli Ahmad yang mendukung penuh kegiatan mahasiswa UPP ini.

“ Kami mengucapkan kepada pak Tengku Rusli yang telah mensupport kegiatan ini sehinggan terlaksana dengan lancar dan terimakasih kami ucapkan kepada Nahdatul Ulama yang telah bekerjasama dengan kami,” sampai Akbar.

Sementara itu, usai membuka Turnamen Mini Soccer, Tengku Rusli Ahmad, kapada awak media mengaku menyambut baik dan sangat mendukung kegiatan mahasiswa UPP dibidang olahraga ini, karena dapat menghindarkan generasi muda dari hal-hal negatif.

“ Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini, karena kegiatan ini untuk membentuk kreatifitas mahasiswa dan mengajak generasi muda yang beprestasi, serta menghindarkan generasi muda dari hal negatif,”

Ketua NU Riau itu yang juga anggota DPRD Provinsi Riau itu, juga mengajak agar mahasiswa menjadi agen informasi anti hoax agar masyarakat tidak memiliki jiwa menghakimi dan jiwa memfitnah atas informasi yang belum jelas fakta atau kebenarannya.