Dua Korban Pemilu di Rokan Hulu Dapat Santunan 20 Juta Dari Pemprov

PASIRPENGARAIAN – dua orang korban meninggal dunia di kabupaten Rokan Hulu l dalam pelaksanaan Pemilu 2019 mendapat santunan dari Pemprov Riau. Senen (20/5/2019).

Begitu banyak kesan yang tidak dapat terlupakan di Pemilu 2019 ini. Pemilu yang digaung-gaungkan sebagai pemilu terbanyak memakan korban ini menjadikan ukiran sejarah baru di dunia Demontrasi Indonesia. Sudah tercatat 700 lebih korban meninggal dunia sedangkan ribuan lainnya dalam kondisi yang tidak stabil.

Termasuk Rokan Hulu, pemilu kali ini juga memakan korban untuk daerah kabupaten Rokan Hulu, terdapat dua orang meninggal dunia, satu orang keguguran, sedangkan 15 lainnya luka atau sakit.

Adapun Amsar (52) dan Rojimun (62) adalah dua orang yang meninggal di Proses Pemilu kali ini. Amsar merupakan Linmas untuk TPS 06 di desa pematang Tebih, Ujung Batu. Ia merasakan sakit kepala ditanggal 18 April lalu.

Namun, dikarenakan kekurangan dana, ia tetap memaksakan diri untuk tetap bekerja dan melupakan sakit kepalanya. Puncak kejadian ditanggal 23 April 2019, ia merasakan sakit kepala yang semakin parah, sehingga pihak keluarga membawanya kerumah sakit awal bross. Tepat di jam 01.20 WIB. Ia dinyatakan meninggal dunia.

Lain lagi dengan Rojimun, ketua TPS ini meninggal tepat ditanggal 2 Mei 2019 pukul 17.45 WIB setelah mengalami pusing-pusing dan sakit kepala. Lagi-lagi keterbatasan ekonomi adalah kendala bagi keluarga korban. Sehingga korban baru dilarikan kerumah sakit setelah sakitnya semakin parah.

“Sejauh ini kita sudah lama mencatat data-data korban dan sudah dikirimkan ke Pemprov Riau. Dan kita juga sudah mendapat info bahwa keluarga korban mendapat uang sebesar 20 juta rupiah perkeluarga. Namun sejauh ini kami belum mendapatkan laporan secara tertulis,“ ujar Cepi Abdul Hussein di dalam wawancaranya.

Dari pihak ketua KPU Rokan Hulu, Elfendri dan anggota KPU lainnya juga sudah mendatangi rumah korban untuk bersilaturahmi dan memberi secukupnya kepada keluarga korban. (Dan)