Masyarakat Kecewa Tidak Dikasih Karcis Parkir Masuk RSUD Rohul Namun Tetap Bayar

Masyarakat Kecewa Tidak Dikasih Karcis Parkir Masuk RSUD Rohul Namun Tetap Bayar
Masyarakat Kecewa Tidak Dikasih Karcis Parkir Masuk RSUD Rohul Namun Tetap Bayar

PASIRPENGARAIAN – Masyarakat keluhkan tidak adanya karcis dan pengamanan yang tidak optimal di RSUD Rokan Hulu.

Terjaminnya Kemananan Parkir dan tempat umum merupakan dambaan dari setiap elemen masyarakat. Tidak dapat dipungkiri bahwa keamanan merupakan salah satu faktor utama dalam mewujudkan ketentraman.

Namun hal ini sepertinya kurang dicermati oleh RSUD Rokan Hulu, tidak sedikit dari masyarakat yang mengeluhkan kurangnya pengamanan yang maksimal di Rumah Sakit terbesar di Rokan Hulu. Salah satunya tidak adanya karcis  kendaraan disana. Sehingga hal ini tentunya mempermudah maling untuk mencuri kendaraan di sekitaran rumah sakit.

“ Kemarin saya ke RSUD, di gerbang masuk ada pos parkir, tapi tidak ada karcis yang diberikan namun mobil dipungut 3.000 saat keluar, apakah dasar dari parkir tersebut? mungut parkir tanpa karcis sama dengan pungli.  lebih pasnya disebut korupsi,” jelas Syamsul kepada Riausmart.com, dengan menggebu-gebu.

Ketika didatangi oleh Riausmart.com untuk meminta penjelasan hal terkait, pihak RSUD tidak membenarkan akan hal itu.

“ Kita sudah sediakan karcis bagi pengunjung yang menggunakan kendaraan, dan karcis itu ada penjaga palang pintu parkir tersebut.  apabila karcis itu tidak diberikan. Maka dapat kita pastikan, penjaga disanalah yang telah lalai dalam tugas,” jelas Kabid Kehumasan RSUD Rohul, Rustam effendi, Rabu (11/9/2019).

Diakui oleh Rustam bahwa alat karcis otomatis dan palang pintu parkir rumah sakit itu telah rusak sejak dua tahun belakangan. Dan dari pihak rumah sakit sendiri belum mampu untuk mengganti barang tersebut. Hal ini dikarenakan mahalnya harga alat karcis otomatis dan palang parkir tersebut yang mencapai angka 300 juta rupiah.

Menurut Rustam, sejauh ini sudah banyak pihak pemerintah Rokan Hulu seperti BAPEDA, Sekda dan Bupati yang melihat kondisi palang dan tempat karcis otomatis yang rusak tersebut. menurut pengakuan Rustam pemerintah berencana akan memperbaiki palang dan tempat karcis itu pada tahun 2020 mendatang.

“ Dengan bagusnya alat palang parkir otomatis ini, saya rasa akan mempermudah pihak rumah sakit. Dan tentunya juga akan menambah pendapatan daerah,” jelas Rustam.

Pihak rumah sakit sendiri mengakui akan tetap melakukan pembenahan untuk mencapai kesempurnaan rumah sakit yang nyaman, tenang dan Damai. (Dan)