Danramil 02 Rambah Sosialisasi Tentang Bijak Gunakan Medsos

526
Danramil 02 Rambah, Kapten Inf Kasmir pada saat memaparkan materi tentang bijak menggunakan Medsos
Danramil 02 Rambah, Kapten Inf Kasmir pada saat memaparkan materi tentang bijak menggunakan Medsos

PASIRPENGARAIAN – Danramil 02 Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Kapten Inf Kasmir mengajak dan mengingatkan kepada personil serta keluarga Tentera Nasional Indonesia (TNI) untuk bijak menggunakan Media Sosial (Medsos).

Hal itu disampaikan Danramil 02 Rambah kepada jajarannya pada saat melakukan sosialisasi bijak menggunakan Medsos di Aula Kantor Koramil 02 Rambah yang berada di Desa Koto Tinggi Kecamatan Rambah Rokan Hulu, Jumat (18/10/2019) pagi.

Danramil 02 Rambah, Kapten Inf Kasmir mengajak seluruh jajaran TNI Koramil 02 Rambah, Kodim 0313/KPR, baik prajurit dan keluarga diminta untuk bijak menggunakan media sosial.

“Kita telah melakukan sosialisasi kepada prajurit dan lingkungan keluarga Koramil 02 Rambah untuk bijak menggunakan media social,” jelasnya.

Lanjut Kapten Inf Kasmir, ada perintah dari Komando atas untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan medsos kepada prajurit dan istrinya. “Ini kita lakukan berdasarkan perintah dari atasan agar setiap Koramil dapat memberikan sosialisasi dan pengarahan kepada para Babinsa beserta Istri,” paparnya.

Kapten Inf Kasmir mengakui, sosialisasi untuk bijak menggunakan media sosial tersebut diberikan agar para Bintara Pembina (Babinsa) serta istri dapat bijak tentang penggunaan medsos.

“Setiap prajurit, baik keluarganya yang berada di Koramil 02 Rambah harus bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh apa yang ada di media social,” tegasnya.

Selain itu, kata Kapten Inf Kasmir, sosialisasi tersebut, merupakan perintah serta penekanan kepada setiap prajurit di satuan. “Pedomannya (perintah) dari Komando atas memerintahkan agar penggunaan medsos harus bijak dan jangan mudah terpercaya,” tutur Kapten Inf Kasmir.

Jika masih ditemukan prajurit maupun keluarganya yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial, jelas Kapten Inf Kasmir, menurutnya akan tetap diterapkan sanksi serta proses hukum yang berlaku.