Agar Hasil Kegiatan Fisik Maksimal, Pemkab Rohul Minta Kepala OPD Lakukan Monitoring

Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H Abdul Haris SSos MSi
Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H Abdul Haris SSos MSi

PASIRPENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) meminta kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Rohul yang berkaitan dengan kegiatan fisik maupun non fisik untuk dapat menggesa kegiatan yang telah dituangkan didalam APBD Perubahan Rohul 2019.

Supaya dapat memaksimalkan serapan anggaran dan terealisasinya program pembangunan yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Rohul hingga per 31 Desember mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H Abdul Haris SSos MSi kepada wartawan, Ahad (20/11/2019) mengatakan, kenapa digesanya pelaksanaan kegiatan fisik, yang menjadi  mempertimbangkan itu melihat kondisi cuaca yang tidak menentu pada saat ini.

Menurut  Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Rohul itu, dikuatirkan bila tidak digesa pelaksanaannya, akan mempengaruhi pencapaian dari pelaksanaan program kegiatan fisik tahun ini.

“Saya minta kepada Kepala OPD Rohul yang mempunyai program kegiatan fisik untuk menggesa pelaksanaan kegiatan dilapangan. Melihat kondisi cuaca yang tak menentu sekarang ini, harus menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan. jangan sampai, dengan lambatnya proses pelelangan suatu kegiatan fisik, berpengaruh terhadap realisasi kegiatan di akhir tahun anggaran nantinya,” paparnya.

Haris mengakui, untuk menjaga kualitas pembangunan fisik yang dilaksanakan Pemerintah, diminta OPD yang mempunyai kegiatan fisik agar pengawasan lebih ditingkatkan, dengan harapan kepala OPD turun langsung kelapangan memonitor pembangunan fisik tersebut, dengan harapan, bilamana ada kendala maupun permasalahan dalam pelaksanaan di lapangan, maka persoalan itu dapat dicarikan solusinya dengan cepat.

“OPD terutama yang memiliki kegiatan fisik dapat menjadi perhatian serius terhadap pengawasan dan memperhatikan pelaksanaan kegiatan fisik dilapangan, terutama kualitas dan mutu bangunan yang dilaksanakan pihak ketiga dilapangan,” tuturnya.

Agar kualitas dan mutu bangunannya terjaga, lanjut Sekda Rohul, tentunya kontraktor dapat menyesuaikan besaran teknis yang ada. Sehingga pembangunan itu benar-benar lama dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat.

“Kita tidak menginginkan pembangunan infrastruktur dasar yang direncanakan pemerintah daerah tahun 2019, kualitas bangunannya kurang baik dan tidak lama dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat,” jelas Mantan Kepala DPMP Rohul itu.

Haris juga mengakui, selain Kepala OPD, Bupati mengharapkan pengawas proyek hendaknya turun sesering mungkin kelapangan, disaat kegiatan fisik berjalan. Bagaimana pelaksanaan kegiatan fisik itu benar benar diawasi, sehingga kualitas dan mutu bangunan itu sesuai dengan bestek yang ada.

“Kinerja pemerintah daerah, sangat ditentukan dari pencapaian kinerja OPD, dalam merealisasikan program kegiatan yang telah direncanakan. Tentunya, akan menjadi penilaian sendiri oleh pimpinan terhadap OPD yang bekerja dengan baik,” ujarnya.