Ikut Penjaringan di PKS, Hamulian Mengaku Sudah Daftar di 4 Parpol

440
Penyerahan Formulir penjaringan DPD PKS yang di terima Balon Bupati Rohul, Ir Hamulian
Penyerahan Formulir penjaringan DPD PKS yang di terima Balon Bupati Rohul, Ir Hamulian

PASIRPENGARAIAN – Genderang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu periode 2021-2026 segera ditabuh, dan suaranya dipastikan akan nyaring. Betapa tidak, di saat tahapan resmi belum dimulai saja, sejumlah petarung sudah naik gelanggang untuk pemanasan.

Gimana tidak, beberapa Bakal Calon Bupati Rohul yang akan maju di Pilkada Rohul tahun 2020 mendatang sudah melakukan berbagai upaya, mulai dari sosialisasi ke masyarakat dan bahkan mengikuti penjaringan di berbagai Partai Polik.

Salah saorang Balon Bupati Rohul, Ir H Hamulian pada Senin (4/11/2019) pukul 10.30 WIB terlihat mengambil formulir di Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Rohul.

Hamulian mengatakan, dirinya mengikuti penjaringan ini sudah yang ke 4 (empat) kalinya ikut penjaringan. Sebelum di PKS, Hamulian sudah mendaftar di PDIP, Nasdem dan Demokrat.

“Hari ini saya mengikuti penjaringan yang dibuka oleh DPD PKS, sebelum di PKS kita sudah ikut juga penjaringan dipartai lain, seperti PDIP, Nasdem dan Demokrat,” tuturnya.

Ketika ditanya tentang apa setiap parpol buka jaringan akan diikuti, Hamulian mengaku tidak akan mengikutinya, dirinya melihat dulu parpol apa yang membuka penjaringan. Jika salah satu dari Parpol yang buka penjaringan itu sudah ada Jargonya, dirinya tidak ikut.

“Tidak semua parpol yang buka penjaringan yang kita ikuti, kita lihat juga partainya, jika partai itu sudah ada Kadernya yang bakal maju, kita tidak ikut, karena kita tidak mau mengganggu teman kita yang berkeinginan untuk maju,” jelasnya.

Semenatara itu, panitia penjaringan DPD PKS Rohul, Suhardi mengatakan, pendaftaran penjaringan Balon Bupati-Wabup telah dibuka sejak Ahad (30/10/2019) hingga 10/11/2019 nanti.

“Saat ini telah mendaftar sekitar 7 orang, ada Gustian Riau, Hafidh Syukri, Sukiman, Roni, Hamulian,” ucapnya.

Ketika ditanyakan tahapan penjaringan, Suhardi mengaku, untuk tahap pertama ini adalah pendaftaran dan pengembalian berkas, selanjutanya pihak DPW PKS akan melakukan Fit and Propert Test.