Cinta Alam, UKM Mapala Polipera UPP Gelar Menanam Pohon dan Seminar Keanekaragaman Hayati

275

KUMU – Dalam rangka memperingati hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Polipera Universitas Pasir Pengaraian (UPP) mengadakan menanam pohon Massal dan seminar keanekaragaman Hayati. Kamis (29/11/2019) di Homestay Mapala UPP.

Seminar tersebut mengangkat tema ‘peran genarasi milenial dalam menjaga keanekaragaman hayati’.

kegiatan ini mengikutsertakan Siswa Pencinta Alam (Sispala), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mapala Polipera, Organisasi mahasiswa (Ormawa) Se-lingkungan UPP dan siswa SLTA sederajat Se-kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan mahasiswa pencinta alam tersebut dibuka langsung oleh Rahmi Fitria SST MBiomed yang merupakan Direktur Kemahasiswaan Universitas Pasir Pengaraian.

Dalam kata sambutannya, Rahmi sangat mengapresiasi kegiatan cinta alam tersebut. Menurut Rahmi, kegiatan tersebut merupakan kepedulian UKM Mapala Polipera UPP dalam mengingatkan siswa dan mahasiswa tentang pentingnya mencintai dan menjaga alam.

“Seperti yang kita ketahui, alam ini semakin tua,oleh karena itu, kita sebagai penerus bangsa harus senantiasa merawat dan menjaga alam. salah satunya dengan menanam pohon,” jelas Rahmi.

Ditengah agenda, Panitia juga menyuguhkan penampilan live musik akustik yang dibawakan oleh seniman Pasir Pengaraian, Sehingga menambah kemeriahan acara.

Ditempat yang sama, Arif Antonius M,Si selaku Narasumber seminar mengatakan sampai saat ini Kampus UPP masih dalam proses membangun, Sehingga kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan akreditasi kampus.

Sedangkan Syahrizal Hambali selaku ketua Umum UKM Mapala Polipera UPP berterima kasih kepada seluruh panitia pelaksana yang turut mensukseskan acara tersebut.

“Dalam perencanaan kami, Kegiatan seperti ini akan menjadi agenda tahunan,  kami juga akan berusaha untuk dapat bekerjasama dengan beberapa instansi terkait dalam melaksanakan kegiatan lingkungan alam yang lebih besar lagi di kemudian hari,” ujar Syahrizal hambali.

Menurut Syahrizal kegiatan ini merupakan wujud nyata mahasiswa yang cinta dan perduli dengan alam sekitar.

“Dalam berkehidupan, kita sangat tergantung kepada alam, oleh karena itu, tugas kita bersama untuk menjaga dan merawatnya, sehingga nantinya dapat dinikmati oleh penerus kita selanjutnya” jelasnya.