Meski Terendam Banjir, Warga Bonai Darussalam Gelar Lomba Pacu Sampan

253
Kades Sontang, Zulfahrianto SE saat membuka Lomba Pacu Sampan
Kades Sontang, Zulfahrianto SE saat membuka Lomba Pacu Sampan

BONAIDARUSSALAM – Meski suasana banjir yang saat ini merendam rumah dan lingkungan, masyarakat Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) heboh menyaksikan lomba pacu sampan.

Lomba pacu sampan itu digelar antar Rukun Warga di Desa Sontang. Dimana, panjang lintasan pacu sampan sekitar 100 meter.

Lomba memakai sistem gugur, kemudian, untuk juara pertama berhak mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta plus tropi, juara kedua mendapatkan Rp 700 ribu. Sementara jura ketiga berhak mendapatkan uang tunai Rp 500 ribu.

Masyarakat Desa Sontang terlihat gembira dan antusias menyaksikan lomba pacu sampan itu. Kejenuhan mereka seakan-akan hilang ketika itu, pasalnya, sudah sepekan rumah mereka terendam banjir.

Keseruan masyarakat menyaksikan lomba pacu sampan itu ketika salah satu sampan peserta yang berukuran kecil dan ditumpangi dua orang, tiba-tiba karam ketika akan dimulainya lomba. Kepala Desa Sontang, Zulfahrianto SE mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi lomba pacu sampan yang digagas oleh Himpunan Pelajar dan mahasiswa Bonai (Hipemab).

Zulfahrianto yang juga Ketua Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Rohul itu mengakui, dengan adanya acara seperti ini, warga yang sedang dilanda banjir mendapat hiburan untuk menghilangkan rasa jenuh.

“Acara ini sangat menghibur warga kami yang sedang kebanjiran,” papar pria yang akrab disapa Anto Sontang itu, Ahad (1/12/2019).

Anto Sontang menjelaskan, lomba pacu sampan ini akan dilaksanakan setiap tahunnya saat banjir datang. “Ini hiburan perdana sejak berdirinya Desa Sontang. Insya Allah, ini sudah menjadi keputusan desa setiap 1 Desember diadakan lomba pacu sampan,” jelasnya.

Meski pertama kali diadakan, tambah Anto Sontang, kegiatan lomba pacu sampan di tengah musibah banjir di Kecamatan Bonai Darussalam itu sudah banyak masyarakat yang ikut jadi peserta.

Anto menambahkan, Ini baru permulaan, sudah ramai sekali. Tahun depan bakalan lebih ramai lagi, karena 7 desa di Bonai ini akan diikutkan. Hadiahnya akan dibuat lebih besar lagi. Juara satunya Rp10 juta.

Berdasarkan data yang dirangkum, sudah sepekan banjir melanda wilayah Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul. Setidaknya ada lima desa yang terendam, yakni Desa Sontang, Desa Teluk Sono, Desa Kasang Padang, Desa Kasang Mungkal dan Desa Bonai.

Dari lima desa ini, tercatat sebanyak 1.940 KK yang terdampak. Ketinggian air bervariasi, mulai dari 60 sentimeter hingga tiga meter. Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga memutus akses jalan penghubung antar desa.

Selain itu, jalan lintas penghubung Kabupaten Rohul-Bengkalis yang ada di Kecamatan Bonai Darussalam juga terputus karena genangan air mencapai 1 meter lebih.