DPPR dan FKPMR Sepakat “Bantu” Putera Melayu Riau

178

PEKANBARU – Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR) menggelar rapat internal bersama Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Kedai Kopi Rasa Melayu Jalan Teratai Kecamatan Sukajadi. Jumat (06/12/2019).

Rapat dihadiri oleh Ketua FKPMR, Dr drh H Chaidir MM, Ketua Bidang DPPR, H Zulkarnaen Noerdin SH MH, Keanggotaan Dewan Pendidikan Provinsi Riau (DPPR), Dr Adolf Bastian MPd, Almunir Safii, M.Nur Mustafa, Muhammad Herwan, Khaidir Akmalmas, Edi Yuri Anto dan Werkamis As.

Menurut pengakuan Zulkarnaen, selaku ketua DPPR mengatakan rapat tersebut adalah kegiatan rutin Dewan Pendidikan Provinsi setiap tahunnya.

“Ini semua kita lakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Riau, yang mana kita mengangkat tema peningkatan SDM melayu Riau”Imbuhnya

“Melihat kondisi dunia saat ini, kita ingin orang-orang melayu Riau maju bersama dengan yang lainnya, Kita tidak ingin orang melayu Riau tertinggal, Sehingga kita akan terus berupaya dalam membantu generasi Melayu Riau kedepan” lanjutnya

Zulkarnaen juga prihatin melihat rendahnya pendidikan dan ekonomi masyarakat melayu Riau saat ini.

“Tentunya kita nantinya akan melaksanakan rapat lanjutan untuk membahas hal ini dan kita juga akan melakukan langkah-langkah dalam meningkatkan sumber daya manusia itu sendiri. Seperti nantinya kita akan ke Desa-desa untuk mencari dan menyeleksi anak-anak cerdas dan kita akan beri beasiswa sampai ke Doktor, Sehingga apabila setelah berhasil, diharapkan anak tersebut kembali ke Kampung untuk memajukan kampungnya dan mencerdaskan anak yang lain,” tutur Zulkarnaen panjang lebar kepada Riausmart.com

Ditempat yang sama, Ketua FKPMR, H Chaidir juga memberikan komentar mengenai hasil rapat internal tersebut.

“Kita sepakat dalam dua hal, yaitu menciptakan kebijakan untuk mendukung anak-anak daerah kita diberi jenjang pendidikan yang bagus. Kedua, kita akan membentuk transfan, yaitu beasiswa yang diberikan kepada anak-anak kita yang memiliki talenta” imbuhnya.

Chaidir berharap ditahun mendatang putera melayu Riau lebih diperhatikan baik dari Pemerintah Provinsi maupun Perusahaan yang beroperasi di Sekitar Provinsi Riau.

“Yah kita tidak mau Putera Melayu Riau terlihat asing di negerinya sendiri” tutupnya