Suluk Akbar di RBS Telah Dilaksanakan Sejak 7 Tahun yang Lalu

509
Tokoh Masyarakat Luhak Kepenuhan, Ismail Hamkaz SAg MSi
Tokoh Masyarakat Luhak Kepenuhan, Ismail Hamkaz SAg MSi

PASIRPENGARAIAN – Kegiatan suluk akbar ini, sedianya telah dilaksanakan 7 tahun yang lalu yakni pada 17 atau 18 Juni 2013 oleh panitia pelaksana peringatan hari kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholidi Naqsabandi se Asia Tenggara.

Ismail Hamkaz Rokan, Jumat (6/12/2019) kepada Riausmart.com yang pada saat itu sebagai Ketua Umum pelaksana kegiatan sekaligus anggota DPRD Rohul menjaslkan, namun oleh karena pembangunan Rumah Suluk yang sudah di syahkan melalui APBD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tidak kunjung di laksanakan pembangunannya, sehingga kegiatan ini ditunda dalam waktu yang tidak di tentukan.

“InsyaAllah setelah sholat ashar nanti, 6 Desember 2019 sampai 16 Desenber 2019 sebanyak 200 orang jamaah yang direncanakan ikut suluk 10 hari di madrasyah Suluk Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Kecamatan Kepenuhan akan di mulai kegiatan suluk tersebut,” jelasnya.

Menurutnya, semenjak tahun 1985, kegiatan suluk ini tidak pernah dilaksanakan. Karena bangunan madrasyah suluknya sudah termakan usia. Sebagai tokoh masyarakat dan penggerak dari pembangunan kembali tempat kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan, mengucapkan alhamdulillah kepada Allah dan terimakasih kepada seluruh konponen masyarakat di luhak kepebuhan dan Pemkab Rokan Hulu.

“Sehingga pembangunan madrasyah suluk yang saat ini akan di tempati sebagai tempat kegiatan suluk akbar bisa berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan adab Kesulukan dari Thariqat Naqsabandi dan mampu sebagai pusat kegiatan kesulukan di negeri Seribu Suluk ini,” paparnya.

Tambah Ismail, daerah kelahiran Tuan Guru ini telah ditetapkan oleh Pemkab Rokan Hulu sebagai wisata Religi di Negeri Seribu Suluk. “Kedepan perlu kita lakukan evaluasi secara meyeluruh sehingga kegiatan suluk ini menjadi agenda tahunan di Negeri Seribu Suluk seperti yang dilaksankan di Besilam Langkat Sumatera Utara.

Diakuinya, Suluk Akbar itu sudah mendapat restu dari Tuan Guru Syekh Hasyil Al syarwani (alm) beliau menyatakan sekali di besilam (Haul) sekali pula di Rantau Binuang Sakti (hari kelahiran).

“Pada saat panitia pelaksana peringatan hari kelahiran Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan Al-Kholodi Naqsabandi se Asia Tenggara bersilaturrahmi dan minta restu secara adab Kesulukan di Besilam Langkat,” tuturnya.