Siswa Demo Minta Kepala Sekolah SMAN 3 Rambah Berhenti, Suherman “Kalau Dia Tidak Berhenti, Maka Kita yang Akan Berhenti”

1552

PASIRPENGARAIAN – Ratusan siswa SMAN 3 Rambah menggelar demo terhadap kepala sekolah yang diduga tidak becus mengurus sekolah.

Aksi demo dilaksanakan pada Selasa (21/01/2020) di depan kantor Kepala sekolah SMAN 3 Rambah.

Menurut Ester veronica siswa kelas 12 IPA mengatakan, selama kepemimpinan kepala sekolah baru, Kanedi S.si tidak mampu memajukan sekolah.

“Selama 2 tahun kepemimpinan kepala sekolah baru ini, kita tidak mengalami kemajuan, bahkan kemerosotan,” jelas Ester.

Ester juga menjelaskan kepala sekolah, Kanedi S.Si jarang masuk dan tidak pernah menghadiri agenda-agenda penting sekolah.

“Bapak itu jarang masuk, dalam seminggu paling 1 hari, kalaupun masuk, cuma 1 jam setelah itu pulang, dan banyak agenda-agenda kami yang dia tidak hadir,” jelasnya.

Ester menyayangkan keadaan sekolah saat ini, padahal mereka akan mengikuti Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi.

“Itu yang kami bingungkan, keadaan sekolah kami seperti ini, guru banyak yang diberhentikan dari Wali kelas, Sedangkan Ujian Nasional Semakin dekat,” jelas Ester penuh kesedihan.

Sedangkan Suherman kelas 11 IPA berharap Kepala Sekolah Kanedi dapat diberhenti atau dipindahkan.

“Kita maunya bapak itu berhenti atau dipindahkan, kalau bapak itu tidak mau diberhentikan, maka kita yang akan keluar dari sekolah ini,” jelas Suherman.

Disampaikan juga oleh Suherman bahwa Kepala sekolah Kanedi saat ini tengah sibuk membangun gedung sekolah lain sedangkan gedung sekolah mereka masih berstatus pinjaman.

“Katanya dia sibuk mengurus sekolah kami, nyatanya dia membangun sekolah orang lain. Sampai saat inipun gedung sekolah kami belum selesai-selesai,” lanjutnya

Ditempat yang sama, saat pihak awak media mendatangi Kepala Sekolah SMAN 3 Rambah, Kanedi ,S.Si mengatakan demo yang dilakukan oleh siswa adalah bentuk aspirasi dari siswa itu sendiri.

“Intinya para guru dan siswa tidak mengetahui kegiatan saya diluar. Dari awal kita telah melakukan komitmen, yang didalam mengurus sekolah, dan saya akan mengurus gedung sekolah baru, karena saat ini sekolah kita masih menumpang di gedung ini,” jelas Kanedi.