Dalam Sepekan Terakhir Pelayanan Cetak Fisik KTP-el di Disdukcapil Rohul Kembali Normal

Kepala Disdukcapil Rohul, H Syaiful Bahri SSos Msi
Kepala Disdukcapil Rohul, H Syaiful Bahri SSos Msi

PASIRPENGARAIAN – Beberapa bulan sebelumnya fisik Blanko KTP-el kosong di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kini pelayanan cetak fisik kembali normal.

Kepala Disdukcapil Rohul, H Syaiful Bahri SSos Msi, Selasa (28/1/2020) mengaku pelayanan cetak fisik KTP-el dalam sepekan terakhir, kembali normal seperti biasa. Setelah diterimanya blangko fisik KTP-el sebanyak 4 ribu keping yang dijemput Discukcapil Rohul ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

“Berdasarkan data hingga pertengahan Januari 2020, kita telah menerbitkan 7.352 warga Rohul yang telah melakukan perekaman, dengan datanya yang telah Print Ready Record (PRR), diterbitkan Surat Keterangan Pengganti Tanda Identitas (Suket),” paparnya.

Lanjutnya, mengingat dalam 6 bulan sebelumnya kuota blangko KTP-el yang dikirim Pusat ke daerah dibatasi. Sekarang ini Disdukcapil Rohul prioritaskan kepada masyarakat yang telah melakukan perekaman dan mengantongi Suket, mereka sudah bisa mengajukan permohonan cetak fisik KTP-el di Kantor Disdukcapil Rohul. Syaratnya membawa Suket yang asli

“Ini kita lakukan untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan fisik KTP-el, dalam waktu sehari kerja kita bisa melayani cetak fisik KTp-el 200-250 keping per hari,” jelasnya.

“Kita siap melayani masyarakat yang melakukan perekaman dan cetak fisik KTP-el. Disdukcapil Rohul tidak ada mempersulit masyarakat dalam mendapatkan fisik KTP-el. Namun selama ini masalah yang dihadapi saat ini serta desakan masyarakat untuk mencetak KTP-el, dikarena data adminduknya belum PRR dan terbatasnya blangko KTP-el,” tuturnya.

Mantan Asisten II Setda Rohul itu menjelaskan, biasanya, bila data Adminduknya sudah tunggal dan dikirim secara online oleh Kemendagri (PRR, red), maka bisa langsung mencetak fisik KTP-el.

“Cepat atau lambatnya Penunggalan data Adminduk itu tergantung Pusat. Kita sifatnya hanya menunggu dan terus lakukan koordinasi Dirjen Dukcapil Kemendagri. Karena data perekaman yang dikirim ke server Pusat itu, sebelum di tunggalkan datanya, dilakukan verifikasi. Kalau seandainya namanya sama, pernah dua kali perekaman, itu langsung duplikat rekor, dalam artian tak bisa cetak KTP, harus diurus ke Pusat,” ungkap mantan Camat Ujungbatu itu.

Dikatakannya, data Adminduk yang belum online dari Pusat, maksudnya warga yang telah perekaman KTP-el, dan datanya telah dikirim ke server Pusat, tapi sampai hari belum online diserver Disdukcapil Rohul.

Sehingga belum bisa di cetak fisik KPT-el nya. “Kita sudah sampaikan kepada UPTD di 16 kecamatan, untuk menyampaikan kepada masyarakat, terutama yang mengantongi Suket sudah bisa cetak fisik KTP-el di Kantor Disdukcapil Rohul,” ucapnya.