Sebelum Pembangunan Gedung DPRD Rohul Dilanjutkan, Dinas Perkim Lakukan Audit Struktur

573

PASIRPENGARAIAN – Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rohul yang berlokasi di jalan lingkar Kilometer 4 Pasirpangaraian telah dimulai sejak tahun 2012 lalu. Namun hingga saat ini, gedung Wakil Rakyat tersebut belum ada kelanjutan pembangunannya oleh pemerintah daerah sejak tahun 2014.

Mengingat hampir 8 tahun bangunan kontruksi gedung DPRD Rohul yang belum teratap itu, terkena hujan dan panas, direncanakan pemerintah daerah akan menyelamatkan bangunan konstruksi gedung DPRD Rohul itu hingga tuntas, dengan mengalokasikan anggaran pada tahun 2021 mendatang.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Rohul, Herry Islami ST MT saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/1/2019) mengatakan, sebelum dialokasi anggaran lanjutan pembangunan Gedung DPRD Rohul itu, Dinas Perkim Rohul tahun ini akan melakukan audit struktur bangunan yang ada, untuk memastikan kelayakan kelanjutan pembangunan gedung Wakil Rakyat Rohul.

“Pada tahun ini, akan melaksanakan audit struktur bangunan gedung DPRD Rohul yang telah mangkrak sejak tahun 2012 lalu. Dimana untuk audit struktur bangunan akan dilaksanakan oleh Lembaga Independen dan berkoordinasi dengan BPKP dan Dinas PUPR Riau,” tuturnya.

Lanjutnya, untuk biaya Audit Struktur bangunan Gedung DPRD Rohul di jalan Lingkar Kilometer 4 Pasirpengaraian oleh lembaga independen sudah dialokasikan anggarannya didalam APBD Rohul 2020. Dalam rangka memastikan kelayakan lanjutan pembangunan Gedung DPRD Rohul yang mangkrak hampir 8 tahun.

Menurutnya, dirinya telah diperintahkan langsung Bupati Rohul H Sukiman untuk segera melakukan audit struktur kontruksi bangunan Gedung DPRD Rohul secara menyeluruh, agar gedung yang mangkrak diselamatkan.

“Jadi audit struktur bangunan Gedung DPRD Rohul ini, langkah Pemkab Rohul dalam menyelamatkan aset atau konstruksi bangunan gedung DPRD Rohul yang sudah lama dibiarkan. Bila hasil audit struktur bangunan ini dinyatakan masih layak, direncanakan tahun 2021 mendatang, pembangunan Gedung DPRD Rohul akan dituntaskan,” paparnya.

Herry menambahkan, perlunya dilakukan audit struktur bangunan secara keseluruhan, agar dalam melanjutkan pembangunan gedung DPRD dapat dipertanggungjawabkan secara teknis,  dan bangunan yang dilaksanakan tidak mengalami kegagalan konstruksi. Sehingga OPD dan pihak yang bertanggungjawab terhadap pelaksanana fisik dan keuangan, tidak mengalami permasalahan dikemudian hari.

“Mangkranya pembangunan gedung DPRD Rohul memiliki rentang waktu yang cukup lama, tentu terjadi penyusutan secara struktur. Sehingga perlu dilakukan review desain terhadap bangunan Gedung DPRD Rohul,” katanya.