Tidak Terima Rumah Dipasang Label, 610 KPM Keluar Sebagai Penerima PKH

705

PASIRPENGARAIAN – Terdapat 610 masyarakat penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Rokan Hulu yang graduasi atau keluar dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH. 497 diantaranya mundur secara sukarela (graduasi mandiri), sedangkan 113 lainnya mengaku telah sejahtera.

Hal ini disampaikan Suhatman S.Ip selaku koordinator PKH Kabupaten Rokan Hulu pada, Selasa (04/01/2020) di Kantor.

Rata-rata latarbelakang keluarnya masyarakat penerima PKH, karena tidak terima rumahnya dipasangkan label “Penerima PKH”.

Dalam pengakuan Suhatman sendiri, hingga hari ini pemasangan label di rumah masing-masing penerima PKH sudah mencapai 88% dari 10.372 PKM, sehingga 9.127 rumah penerima bantuan PKH telah dipasang label.

Untuk Kecamatan yang telah mencapai angka 100% yaitu Kecamatan Pendalian, Kabun, kepenuhan Hulu, Kepenuhan dan Pagaran Tapah.

” Untuk 5 Kecamatan ini sudah 100%, sedangkan yang lainnya rata-rata sudah 80% ke atas semua,” jelas Suhatman.

koordinator PKH Kabupaten Rokan Hulu itu menargetkan akhir Februari ini seluruh rumah penerima PKH di Kabupaten Rokan Hulu sudah dipasang label.

Suhatman berharap dengan banyaknya masyarakat penerima PKH sebelumnya yang graduasi, Mentri Sosial Republik Indonesia dapat menambah kuota penerima PKH di Kabupaten Rokan Hulu.

” Kita berharap KPR penerima PKH di Rohul ditambah, terdapat 17.000 data terpadu kesejahteraan Sosial yang belum menerima bantuan PKH di Kabupaten Rokan Hulu,” jelas Suhatman.

Suhatman juga berharap dengan banyaknya graduasi dari penerima PKH, dapat dijadikan contoh bagi masyarakat penerima PKH lain yang dianggap sudah layak dan tidak patut menerima PKH.