Kebakaran Hebat, 9 Unit Motor Hangus Terbakar dan 3 Korban Alami Luka Bakar

592

PASIRPENGARAIAN – Dua unit rumah bertingkat semi permanen di Desa Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (24/2/2020) pukul 01.50 WIB hangus terbakar.

Penyebab terjadinya kebakaran, diduga terjadinya korselting arus listrik, disalah satu atas rumah bertingkat yang diatasnya dijadikan tempat kos-kosan anak sekolah.

Tak hanya itu, musibah kebakaran dua unit rumah tersebut, tedapat 3 korban yang mengalami luka ringan, diantaranya Agung F (11) anak dari Suwandi pemilik salah satu rumah yang mengalami luka bakar dibagian kepala dan kaki.

Kemudian, Warda (16)  mengalami luka lebam dibagian kaki dan tangan, sedangkan Anisa (20) salah seorang Mahasiswi anak dari Sugeng mengalami luka di pergelangan kaki.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Dasmin Ginting SIK melalui Kapolsek Tandun AKP S Sinaga SH menjelaskan, dua unit rumah bertingkat yang hangus dilalap sijago merah, tepatnya di depan SPBU Kota Tandun, masing-masing pemilik rumah bernama Sugeng dan Suwandi (40), kedua pemilik rumah mengalami kerugian yang ditaksir totalnya sekitar Rp400 juta.

“Rumah milik Sugeng dan Suwandi merupakan rumah semi permanen yang berlantai dua, dimana bangunan lantai dua dijadikan rumah sewa atau kos-kosan khususnya kepada pelajar SMAN 1 Tandun,” jelasnya.

Lanjut AKP S Sinaga, bahwa kronoligi kejadian bermula Reza yang berada didalam kamar kos kosannya dilantai dua milik Sugeng melihat adanya kobaran api yang berasal dari atap rumah dan berteriak-teriak serta membangunkan temannya yang berada dilantai dua bahkan memberitahukan kepada pemilik rumah bahwasanya di atap ada kobaran api. Reza pun sempat mencoba memadamkan api.

“Mendengar teriakan dari anak kos itu, Suwandi yang merupakan tetangga Sugeng bangun dan melihat ada kobaran api yang sudah membesar dan mulai masuk kedalam rumahnya dan langsung bergegas untuk menyelamatkan keluarganya serta anak kos kosan yang berada didalam rumah,” paparnya.

Suwandi bersama Sugeng dan anak kos berusaha mengeluarkan barang-barang berharga yang berada didalam rumah tersebut, selanjutnya Kurnia yang berada dipertamina melihat kobaran api yang besar yang berasal dari atap 2 unit rumah tersebut langsung bergegas meminta bantuan kepada masayarakat setempat dan bersama-sama memadamkan api dengan menggunakan ember serta alat seadanya.

“Personil Piket tiba dilokasi beserta masyarakat lainnya dan membantu memadamkan api tersebut. Sekira pukul 02.25 wib Pemadam Kebakaran Ujung Batu tiba dilokasi dan langsung memadamkan kebakaran itu. Sekira pukul 04.00 wib, kebakaran yang menyebabkan 2 (dua) unit rumah terbakar dapat dipadamkan,” tuturnya.

Jumlah kamar bangunan lantai dua milik Sugeng mempunyai 5  (lima) kamar kos dengan jumlah 8 orang anak kos. Sedangkan rumah bangunan lantai dua Kos kosan milik Suwandi dihuni 2 orang anak kos.

Akibat dari kebakaran dua unit rumah lantai dua semi permanent tersebut, pemilik rumah Sugeng mengaku 9 (Sembilan) Unit sepeda motor hangus terbakar, dimana 5 unit sepeda motor adalah milik anak yang kos kosan dirumah Sugeng dan 4 (empat) Unit sepeda motor terdapat di bengkel milik Suwandi.