Tidak Ada Yang Suspek atau Positif Covid-19, Jumlah Warga Berstatus ODP Menurun

38

PASIRPENGARAIAN – Jumlah warga Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang masih terdaftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) menurun. Dimana sebelumnya jumlah warga yang masuk dalam ODP berjumlah 110.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Rohul, H Abdul Haris SSos MSi, Selasa (24/3/2020) mengatakan, saat ini masih terdapat sebanyak 91 warga yang masih berstatus ODP. Meski demikian Dia memastikan tidak ada warga Rohul yang Suspek atau Positif Covid-19.

“Jumlah warga yang terdaftar dalam ODP sebelumnya 110 orang, namun saat ini jumlahnya sudah berkurang 19 orang,” jelasnya.

Lanjutnya, berkurangnya warga yang masuk dalam ODP tersebut disebabkan karena ada warga yang terhitung sudah 14 hari kembali dari daerah terjangkit dan tidak menunjukkan gejala Covid-19.

Haris yang juga Sekda Rohul itu menerangkan, sebagai langkah antisipasi, Pemkab Rohul sudah melakukan berbagai langkah seperti menyiapkan fasilitas ruang isolasi, menyiapkan posko penanggulangan Covid-19 di markas PMI dan terus menghimbau warga menjaga sosial distancing.

“Pemkab Rohul juga sudah memberlakukan bekerja dari rumah khusus bagi staf dan pejabat Eslon IV. pemberlakuan bekerja dari rumah ini diterapkan sampai 31 maret 2020 dan menunggu perkembangan lebih lanjut dari pemerintah pusat,” paparnya.

Haris juga menegaskan, orang dalam pemantauan merupakan warga yang dipantau karena terindikasi baru kembali dari daerah terjangkit Covid-19. Orang yang masuk dalam ODP belum tentu suspek atau positif Covid-19, tergantung dari hasil pemantauan selama 14 hari pasca kembali dari daerah yang terjangkit.