Antisipasi Mewabahnya Covid-19, Kejari Rohul Lakukan Sidang Dakwaan Secara Online

223
JPU Hakim dan Terdakwa ditampilakan pada layar Vicon
JPU Hakim dan Terdakwa ditampilakan pada layar Vicon

PASIRPENGARAIAN – Untuk mengatasi mewabahnya Virus Corona atau Covid-19 dan berdasarkar intrusi dari Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Mahkamah Agung RI dan Kemenkumham RI, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) lakukan persidangan secara Online.

Kepala Kejari Rohul, Ivan Damanik SH MH melalui Kasi Pidana Umum (Pidum), Reza Rizki Fadillah SH, Kamis (26/3/2020) mengatakan, sidang perdana secara online itu dilaksanakan menindaklanjuti intruksi Kejagung RI perihal antisipasi mewabahnya Covid-19.

Pada sidang online ini, Jaksa penuntut Umum, Hakim dan terdakwa berada di tempat berbeda. Hal ini dilakkukan sebagai upaya antisipasi penularan Covid-19.

“Jika kita paksakan untuk sidang menghadirkan para pihak di satu tempat, jika ada yang terinfeksi, maka akan menyebar, apalagi sempat terinfeksi ke terdakwa, maka akan menyebar di Lapas,” tuturnya.

Reza menambahkan, pada sidang pertama yang dilakukan secara online itu, Jaksa Penuntut Umum Kejari Rohul sudah menyelesaikan sebanyak 9 sidang dengan agenda keseluruhan pembacaan dakwaan.

“Hari ini kita laksanakan sebanyak 9 sidang secara Online, dari semua sidang itu, agendanya sama, yakni pembacaan dakwaan oleh penuntut umum,” jelasnya.

Lanjutnya, dalam sidang perdana secara online itu sudah sesuai harapan. Dimana, baik Jaksa, Hakim dan Terdakwa serta penasehat hukum bisa berkomunikasi dengan baik melalui aplikasi Video Conference (Vicon).

Sidang online menggunakan aplikasi Vicon ini, kata Reza, merupakan upaya memutus penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah mewabah hampir di seluruh pelosok negeri di Indonesia.

“Sidang online ini salah satu upaya kita untuk memutus penyebaran Covid-19. Kita berharap, pada sidang berikutnya juga berjalan lancar,” papar Reza.

Kemudian, intruksi tiga lembaga itu ditindaklanjuti Kejari Rohul dengan cara melaksanakan sidang bersama secara online dan para pihak tidak harus hadir ke persidangan di Pengadilan Negeri Pasirpengaraian.

Pada sidang online yang dilaksanakan melalui Vicon itu, baik JPU, Hakim dan terdakwa beserta penasehat hukumnya berada di tempat terpisah.

Jaksa Penuntut Umum berada di aula Kejari Rohul, Hakim berada di ruang Pengadilan Negeri Pasirpengaraian dan terdakwa berada di Lapas Pasirpengaraian serta begitu juga penasehat hukumnya.