Pemuda di Rohul Bagikan Ratusan Handsanitizer Gratis

205

PASIRPENGARAIAN – Langka dan mahalnya handsanitezer mengundang keprihatinan dari Sekelompok Relawan Kemanusiaan Rokan Hulu untuk mencegah warga terpapar wabah covid-19.

Selain membagikan handsanitezer gratis, Relawan Kemanusian yang tergabung dalam Organisasi Pemerhati Lingkungan dan Sosial seperti GH Koem_Pai, Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA) Polipera dan Pepelangasih Riau untuk membuat sendiri 500 botol handsanitizer secara alami.

Mereka juga memberikan edukasi kepada warga bagaimana cara memakai pembersih tangan tersebut dengan benar dan menjaga jarak (Physical Distansing).

Salah seorang relawan, Septria Weny Sari, Jumat (27/3/2020) mengatakan, meski gratis handsanitizer ini dijamin aman karena menggunakan bahan-bahan alami seperti sirih merah, lidah buaya, lemon dan alkohol 70 persen. Pembagian Handsanitizer gratis yang dilakukan relawan kemanusiaan ini cukup disambut antusias warga.

“Bahkan beberapa warga rela menyumbangkan uangnya agar para relawan ini dapat terus memproduksi handsanitizer yang kini sangat langka dan mahal di pasaran,” tuturnya.

Lanjutnya, relawan berharap adanya sinergitas dengan pemerintah terutama dalam membantu bahan baku pembuatan handsanitezer ini yang kini sangat langka di pasaran. “Selain handsanitezer, kita rencanannya juga akan membangun sarana hand wash di pasar-pasar,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembagian handsanitizer  secara gratis ini karena langkanya handsanitizer dipasaran. Sehingga membuat sekelompok pemuda di Kabupaten Rokan Hulu berinisiatif membuat dan membagikan sendiri handsanitizer secara gratis kepada warga.

“Hal ini merupakan upaya kita dalam mencegah penyebaran Vurus Corona atau Covid-19. Kita tidak mau ada warga di Rohul terjangkit Covid-19,” ucapnya.