Dinyatakan ODP, OK : Saya Sempat Tertekan

234

PASIRPENGARAIAN – Ditengah hiruk pikuk pemberitaan wabah Corona, terselip cerita duka dari salah seorang warga Rohul yang dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP) Covid-19.

OK (nama samaran) (40) warga Rokan Hulu yang sempat dinyatakan ODP sempat tertekan dengan aksi keluarga, saudara dan tetangganya setelah dia dinyatakan ODP dari pihak kepolisian dan rumah sakit pada Sabtu (21/03/2020) lalu.

OK yang merupakan pekerja di salah satu Dinas Pemerintah Daerah Rohul ini mengaku baru saja pulang dari Jakarta.

” Kebetulan saya diharuskan ke Jakarta untuk urusan kerja, dan di Jakarta pun saya hanya sehari, selanjutnya saya balik lagi ke Rohul, selama dalam Dinas kerja dan  perjalanan, saya tidak ada berinteraksi dengan siapapun,” jelas OK, Sabtu (28/03/2020).

Pria yang telah memiliki satu istri dan anak ini mengaku sempat didatangi pihak kepolisian dan dinas kesehatan dirumahnya, Sehingga sempat membuat heboh masyarakat sekitar.

” Setelah sampai di Rohul, saya juga telah melakukan pemeriksaan di Puskesmas, dan dinyatakan Negatif, namun saya tetap di datangi ke rumah oleh pihak kepolisian dan dinas kesehatan,” tambah OK.

Setelah kedatangan pihak kepolisian di rumahnya, OK sempat dikucilkan tetangga dan saudaranya di kampung. Sehingga membuat pria berkacamata ini harus mengungsikan diri di rumah pamannya.

” Kalau dari diri saya sendiri, saat ini saya merasa sehat-sehat saja, namun untuk antisipasi dan jaga-jaga, saya terpaksa harus mengisolasikan diri (Karantina)” jelas OK.

OK mengaku, saat ini dia tinggal di kontrakan pamannya dan berdiam diri di dalam rumah untuk sementara waktu.

” Kasihan anak saja, makanya saya berpikir harus mengkarantina diri disini,” jelas OK.

Kepada Riausmart.com, OK sudah menjalani 7 hari karantina dan tetap dikucilkan oleh Saudaranya.

” Iya, kebetulan ada beberapa acara saudara, saya tidak diundang, dan saya tidak permasalahkan hal itu, mengingat keadaan saya yang memang harus diisolasi selama 14 hari lamanya,” imbuh OK.

OK yang juga merupakan sosok seorang ayah ini juga mengatakan, sempat tidak dapat merayakan ulang tahun anaknya karena status ODP yang dia pegang saat ini.

” Kebetulan anak saya juga ulang tahun beberapa hari lalu, Namun karena saya dalam masa karantina, makanya saya hanya bisa mengirimkan kue yang saya belikan dan menyuruh staf saya untuk mengantarkannya kerumah,” jelas OK.

Dalam pengakuan OK, dia sempat menyayangkan tentang aksi dan sikap Keluarga, tetangga, dan saudara yang dianggap terlalu berlebihan kepada dirinya.

” Sejauh ini kan status saya masih ODP, dan saya masih harus menunggu waktu selama 14 hari, jadi kenapa saya harus dijauhi seperti ini,?” ungkap OK.

OK hanya berharap dapat menjalani 14 hari masa karantinanya, Sehingga dapat berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di rumah.