109 Napi di Rohul BEBAS Karena Corona Virus

462

PASIRPANGARAIAN – Dalam rangka pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Lapas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Pasir Pangaraian sejak dua hari ini bebaskan 109 narapidana (napi) dewasa dan anak.

Saat diminta konfirmasi oleh awak media, Kalapas kelas II B Pasir Pangaraian, M.Lukman Amd IP, SH,M.Si membenarkan hal tersebut melalui keterangan resmi, sesuai Permenkumham No.10 tahun 2020 No.M.HH-19.PK.01.04:04 Tahun 2020 tentang pemberian asimilasi dan hak integrasi bagi narapidana dewasa dan anak.

” Awalnya 54 napi kita bebaskan pada Rabu lalu, kemudian menyusul 55 napi pada hari kamis. Pihak Lapas akan mendata setiap narapidana yang memenuhi syarat dan petunjuk Permenkumham,” kata M.Lukman. Kamis malam (02/04/2020)

M.Lukman juga mengakui, pihaknya memprioritaskan napi yang sudah menjalani setengah masa pembinaan, sesuai Permenkumham dan Kepmenkumham serta S.E, Plt Dirjen Pemasyarakatan.Selanjutnya kami akan terus mendata para napi yang akan dibebaskan.

” Untuk para napi kategori tindak pidana umum seperti narkotika di bawah 5 tahun dan tindak pidana umum lainnya yang sudah menjalani lebih dari setengah masa hukumannya, maka dapat disegerakan asimilasinya di rumah menunggu SK PB/CB. Sesuai data yang dibebaskan dalam dua hari ini termasuk dalam kategori tindak pidana umum,” jelas Lukman

Proses pembebasan, pihak Lapas mempermudah administrasi meskipun biasanya harus dilengkapi surat keterangan dari Lurah / Kades dan penjamin, kini cukup narapidana yang membuat surat pernyataan.

Terkait proses pembebasannya, sebut M.Lukman, jika setengah hukuman jatuh pada Januari 2020 dan 2 per 3 jatuh pada Desember 2020, maka napi tersebut bisa dibebaskan,

Berdasarkan instruksi Permenkumham, dimungkinkan puluhan narapidana lagi yang akan dibebaskan dari Lapas Pasir Pangaraian. Namun dilakukan secara bertahap karena sebelumnya pihak Lapas akan memeriksa seluruh berkas napi  terlebih dahulu.