Pembangunan Kubah Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan Senilai Rp1,7 Miliar

435

PASIRPENGARAIAN – Pengurus Masjid Besar AL Ikhwan Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), telah Menandatangani Momerandum Of Under Standing (MoU) dengan CV Sido Harind, Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 13.15 WIB di Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan.

Penadatanganan MoU kerjasama ini ditandatangani Ketua BKM Besar Al Ikhwan Kepenuhan, Ahmad Arif BR SKM, sedangkan dari pihak CV Sido Harind ditandatangani Pimpinan CV Sido Harind, Abdul Razaq Lubis didampingi Pimpinan bengkel kubah Langkat Kencana Duri, Rina Asrina.

Penadatanganan MoU ini dilakukan untuk kerjasama dalam pembangunan Kubah Masjid Besar Al Ikhwan Kecamatan Kepenuhan yang di percayai kepada CV Sido Harind oleh pengurus Masjid.

Muhammad Ilham SP MM salah seorang pengurus Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan, Jumat (10/4/2020) mengatakan, bahwa saat ini pengurus Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan terus berupaya semaksimal mungkin untuk melanjutkan pembangunan fisik masjid.

“Kita bersama rekan pengurus terus melakukan upaya untuk melanjutkan pembangunan fisik masjid besar kebanggaan masyarakat Kepenuhan ini. Untuk saat ini kita mulai melakukan pembangunan terhadap Kubah Masjid ini,” paparnya.

Ilham mengakui, untuk pelaksanaan pembangunan Kubah Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan akan dilaksankan atau dikerjakan oleh CV Sido Harind dengan target pengerjaannya selama sekitar 9 bulan.

Lanjutnya, untuk pembangunan Kubah Masjid Besar Al Ikhwan Kepenuhan itu memakan biaya senilai 1,7 miliar rupiah dengan ukuran Kubah Induk diameter 17 meter, tinggi 11,5 meter (sudah termasuk plafon dalam kubah ukuran diameter 17 meter tinggi 4,5 meter).

“Sedangkan motif plafon dalam sesuai gambar dari pengurus masjid. Untuk modelnya setengah bola penmbahan tinggi, Type interlock titanium gold kombinasi black terdiri dari satu set kubah induk dengan total biaya 1,7 miliar,” jelasnya.

Ilham yang juga Anggota DPRD Rohul itu menambahkan, biaya di atas sudah termasuk biaya mobilisasi bahan dan pekerjaannya serta sudah termasuk biaya perawatan kebocoran garansi selama delapan bulan.

“Untuk listrik pekerjaan dilokasi dan tempat tinggal sementara anggota kerja di tanggung pihak masjid,” ungkapnya.