Ketika Digigit, Kue Malako Kuah Bikin Meleleh di Lidah

986
Ketika Digigit, Kue Malako Kuah Bikin Meleleh di Lidah
Ketika Digigit, Kue Malako Kuah Bikin Meleleh di Lidah

PASIRPENGARAIAN – Kue Malako Kuah merupakan salah satu kue khas di tanah melayu, termasuk kue khas Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Kue berbentuk bulat dan identik dengan warna hitam serta diselimuti santan kelapa ini sering menjadi santapan masyarakat ketika melaksanakan Buka Puasa.

Kue berbentuk bulat yang di dalamnya berisi gula aren atau inti yang dibuat dari parutan kelapa dan gula aren dengan cara dimasak terlebih dahulu itu menjadi makanan khas warga Kepenuhan.

Jamilah salah seorang pedagang Kue Malako Kuah itu, Sabtu (11/4/2020) mengatakan, bahwa pada setiap bulan Ramadhan Kue Malako Kuah tersebut selalu menjadi incaran bagi masyarakat Kepenuhan.

“Kue Malako Kuah ini selalu menjadi incaran bagi masyarakat Kepenuhan, khususnya masyarakat Kota Tengah, Kelurahan Kepenuhan Tengah,” tuturnya.

Lanjutnya, Kue Malako Kuah yang terbuat dari beras pulut hitam itu dijual dengan harga seribu rupiah per butirnya. Rasa Kue Malako Kuah tersebut manis dan cocok dijadikan cemilan untuk saat berbuka puasa.

“Kue Malako Kuah ini rasanya manis dan lembut serta tidak keras serta harganya pun tidak mahal,” jelasnya.

Selain di bulan Ramadhan, dirinya juga menjual Kue Malako Kuah itu jika ada pesenan dari masyarakat dan bahkan Kue Malako Kuah itu selalu dijadikan masyarakat Kepenuhan sebagai hidangan pada kegiatan umum.

Dia mengakui, untuk Ramadhan tahun ini Kue Malako Kuah itu tidak hanya di jual di Kepenuhan saja tetapi akan di jual di Ibu Kota Kabupaten Rokan Hulu, yaitu di Pasirpengaraian.

“Bagi masyarakat yang berminat untuk menikmati Kue Malako Kuah ini kami juga menerima pesanan dan siap mengantarkan ke alamat,” ungkapnya.

Sementara itu, Lestari mengatakan, bahwa dari dulu kue ini sudah ada dan sering memakannya, terutama pada bulan suci Ramadhan. “Makanan ini selalu ada dan untuk memakannya harus hati-hati, harus di kunyah di dalam mulut jangan sampai gula arennya moncrot keluar,” paparnya.