TEGA, Ayah Kandung Duga Cabuli Putrinya

323

PAGARANTAPAHDARUSSALAM – Kasus pencabulan kembali terjadi di Kabupaten yang dijuluki sebagai Negeri Seribu Suluk, Rokan Hulu, kali ini Seorang pria separuh baya berinisial MR (40), diduga tega mencabuli anak kandungnya sendiri, Mawar (bukan nama asli) yang saat ini duduk dibangku sekolah Dasar.

Saat dikonfirmasi ke polres Rohul, Kapolres AKBP Dasmin Ginting melalui Paur Humas IPDA Feri Fadli membenarkan tentang pencabulan yang dilakukan ayah kandung terhadap putrinya tersebut.

Feri mengatakan, perbuatan bejat MR terkuak setelah istri pelaku yang juga ibu Mawar berinisial R (26), melaporkan perbuatan sang suami ke pihak Polsek Kunto Darussalam yang sudah tega mencabuli anak mereka.

“Dari laporan ibu korban ke Polisi,  Kamis 4 Juni 2020 sekitar pukul 19.00 WIB pelaku sudah melakukan perbuatan tak terpuji ke anak mereka, di rumah mereka sendiri, Desa Kembang Damai Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam,” ujar Feri.

Melalui Feri, R menjelaskan dugaan pencabulan dilakukan Mr pada Selasa (04/06/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.Saat itu pelaku pulang ke rumahnya dengan kondisi mabuk.

Setibanya di rumah, pelaku langsung masuk ke kamar yang saat itu korban sedang tidur. Pelaku langsung mencabuli korban. Namun saat itu istri pelaku yang  sedang tertidur tersentak dan melihat kejadian tersebut. Pelapor sempat mendengar pelaku mengatakan ke anaknya “Ayo cepat pasang bajumu nanti ketahuan sama ibumu”.

Pada Jumat (05/06/2020) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, pelaku bangun dan mengatakan ke pelapor “jangan bilang sama orang, nanti kubunuh kau” setelah itu pelaku akan mencekik korban.

Atas kejadian itu pelapor selaku orang tua korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kunto Darussalam untuk pengusutan lebih lanjut. Petugas Polsek Kunto Darussalam akhirnya menangkap pelaku sekaligus mengamankan barang bukti.

Lanjut Feri, atas dugaan cabul dan mesum si apak Rutiang MR terhadap anak kandung yang masih di bawah umur, dirinya akan dijerat Tindak Pidana UU No 35 Tahun 2014, tentang perubahan UU No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak, pasal 76d Jo 81 ayat 1 Jo 76e 82 ayat 1.

“MR kini sudah dimasukan dalam sel Polsek Kunto Darussalam untuk diproses hukum lebih lanjut,” kata IPD Feri.