Tidak Terima Bantuan Covid-19, IRT Hingga Janda Ikut Gelar Aksi di Depan Kantor Bupati Rohul

182
PASIRPENGARAIAN – Ditengah Pandemi Covid-19, puluhan warga Kelurahan Pasir Pengaraian, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menggelar aksi demo terkait bantuan terdampak Covid-19 yang tidak transparan dan tidak tepat sasaran, Selasa, (30/6/2020).
Awalnya, puluhan masa aksi berkumpul di Taman Kota Pasir Pengaraian yang dilanjutkan dengan mendatangi kantor Kelurahan  Pasir Pengaraian, massa aksi terlihat membawa berbagai tulisan di atas karton hingga kardus bekas.
Dalam pantauan awak media, masa aksi yang terdiri dari bapak-bapak, ibu-ibu, janda dan remaja ini melanjutkan perjalanannya ke kantor Bupati Rokan Hulu, komplek Bina Praja, Desa Pematang Berangan, Rohul.
Bermodalkan mobil pickup, ibu-ibu hingga janda lanjut usia itu mulai menyuarakan aspirasinya di depan pintu gerbang Kantor Bupati Rohul.
Dibawah Komando orasi, Lisman G dan Razali Nasution menyuarakan berbagai aspirasi dan kekesalan mereka terkait pendataan penerima bantuan terdampak wabah Covid-19.
“Kami warga sudah mentaati aturan pemerintah, namun Pemerintah membagi-bagi bantuan, tapi kami tidak diberikan, kami meminta data penerima untuk tranparansi penerima sesuai undang-undang nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik, juga tidak dikasih,” orasi Lisman.
Didepan puluhan massa aksi, Kadinsos P3A Rohul Sri Mulyani memaparkan terkait bantuan Covid-19 yang dikeluarkan oleh Pemerintah.
“Untuk penyaluran Bantuan Covid-19 dilaksanakan sesuai aturan yang ada, dan kami dari Dinsos P3A Rohul hanya sebagai pengatur  teknis sistim penyaluran kepada warga saja. Namun apa yang disampaikan oleh bapak ibu, sebagai masukan dan evaluasi kepada kami, dan bila bapak ibu merasa penerima, diharap datanya diberikan kepada RT, RW, Lurah Kades nya masing-masing untuk bisa di evaluasi lagi penerima bantuan terdampak Covid-19 ini,” pungkasnya.