Anggota DPRD Provinsi Riau, Adam Syafaat MA Gelar Reses, Warga : Tolong Aspal Jalan Kami

35

PASIRPENGARAIAN – Hari ini, Selasa (07/07/2020) Anggota DPRD Provinsi Riau, Adam Syafaat  MA menggelar reses masa sidang III di Desa Marga Mulia, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu ,Riau.

Turut hadir Camat Rambah Samo, Harkertus Sembiring, Kepala Desa Marga Mulia, Jasmani, perangkat Desa, tokoh adat dan puluhan masyarakat Desa Marga Mulia.

Dalam kata sambutannya Camat Rambah Samo, Harkertus mengucapkan terima kasih kepada Adam syafaat selaku anggota DPRD Provinsi Riau, karena telah bersedia mengadakan reses di kecamatan Rambah Samo.

“Tentunya kita berterima kasih kepada anggota Dewan DPRD Provinsi, Adam Syafaat yang telah Sudi menggelar reses di kecamatan kami ini,” tuturnya.

Di dalam reses, masyarakat Desa Marga Mulia turut menyampaikan aspirasi kepada Anggota dewan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu,

“Tolong perhatikanlah guru-guru honorer yang ada di Desa kami ini pak, karena sudah banyak yang lanjut usia, namun masih banyak yang tidak sejahtera,” tutur salah seorang warga.

Sedangkan warga yang lain berharap adanya perbaikan ruas jalan yang belum sempat tersentuh aspal.

“kalau hujan, jalannya licin dan mudah rusak, jadi kami mohon agar jalan kami diaspal” imbuh warga.

Sedangkan Adam syafaat selaku anggota DPRD Provinsi Riau Dapil Rokan Hulu saat diwawancarai awak media mengatakan telah mendengarkan aspirasi yang di sampaikan masyarakat Desa Marga Mulia.

Terdapat beberapa aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Desa Marga Mulia kepada Adam Syafaat, seperti meminta bantuan sumur bor, beasiswa kurang mampu, kesejahteraan guru, rumah layak huni dan perbaikan jalan rusak.

“insaAlllah akan kita sampaikan dan perjuangkan ke tingkat provinsi,” jelas Adam kepada awak media, Selasa (07/07/2020).

“Semua akan kita usulkan, namun untuk perbaikan jalan, pemerintah Provinsi hanya memfokuskan jalan provinsi, sedangkan jalan disini adalah jalan Kabupaten, namun kita akan meminta kepada Gubernur Riau dari dana pokok-pokok pikiran atau aspirasi, harus ada Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Kabupaten, kalau tidak ada, kitapun susah untuk membantu masyarakat,” tuturnya.