252 Masyarakat Rohul Terjaring Operasi Tim Yustisi Covid-19

41

PASIRPENGARAIAN – Sebanyak 252 warga Rokan Hulu (Rohul) terjaring operasi Tim Yustisi Covid-19 karena tidak menggunakan masker.

Data tersebut disampaikan Kepala Kantor Satpol PP dan Damkar Rohul, Ridarmanto, S.Ip melalui Kabid Penegakan Perda, Arwin Lubis ,S.Sos setelah 9 hari pelaksanaan Operasi Tim Yustisi Covid-19 di Kabupaten Rokan Hulu.

“Sejak diberlakukan operasi Tim Yustisi Covid-19 Rohul pada 15 September 2020 lalu, terdapat 252 masyarakat yang terjaring tidak menggunakan masker hingga hari ini,” jelas  Arwin, Rabu (23/09/2020).

Diakui Arwin, sejauh ini, warga yang tidak memiliki atau tidak menggunakan masker diberi sanksi berupa teguran dan sanksi sosial, seperti bernyanyi dan mengutip sampah. Sedangkan denda belum diberlakukan.

Lanjut Arwin, dia juga mengatakan bahwa selama penjaringan, tidak ada tempat usaha di Rokan Hulu yang melanggar Perbup No. 41.

“Pelanggaran di titik razia seperti temuan pelanggaran protokol kesehatan dengan pemberian sanksi berupa teguran lisan atau tulisan 51 Orang, kerja sosial 30 orang dan kemudian Administrasi Penghentian sementara operasional usaha Pencabutan Izin usaha nihil,” tutupnya.