‘Skandal Kebun Sawit’, Bocah Menjadi Korban Nafsu Setan Sopir

42
PASIRPENGARAIAN – Bocah sekaligus pelajar berinisial TE (13) warga Desa Kasang Mungkal Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu (Rohul) terpaksa menelan kenyataan pahit setelah dicabuli supir di kebun sawit.
Dalam pengakuan TE, tubuh belianya telah didzalimi RS (pelaku), yang bekerja sebagai sopir sebanyak 4 kali di kebun sawit dan di dapur korban.
Awalnya pencabulan terhadap TE tidak diketahui oleh pihak keluarga korban, namun kecurigaan itu muncul ketika salah seorang warga melihat RS akan mencium korban saat ia keluar dari rumah korban.
“Melihat kejadian tersebut wargapun menceritakan hal tersebut kepada keluarga korban, sehingga pihak keluargapun segera menanyakan kejadian tersebut ke korban, namun si korban hanya menangis,” cerita Kapolres Rohul, AKPB Taufiq Lukman Nurhidayat, SIK melalui Paur Humas Ipda Totok Nurdianto.SH, Senin (11/10/2020)
Keesokan harinya, pihak keluarga kembali menanyakan hal yang sebenarnya terjadi pada diri korban, sehingga korban kembali menangis dan menceritakan hal sebenarnya.
“Dari pengakuan korban, dia mengaku telah disetubuhi oleh pelaku sebanyak 4 (empat) kali dibawah pohon kelapa sawit, bahkan kejadian ini telah berlangsung sejak September 2020,” ungkap Totok.
Dari pengakuan korban, dia tidak berani melaporkan kejadian tersebut, karena dia selalu diancam oleh pelaku.
Atas kejadian itu pihak keluarga yang merasa tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku, segera melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Bonai Darussalam.
Setelah menerima Laporan pencabulan tersebut, Pada Sabtu (10/10/2020) sekira pukul 18.00 WIB, Kapolsek Bonai Darussalam, IPDA Bijak Srirama Aji S.Tr.K memerintah Kanit Reskrim Polsek Bonai bersama 2 (dua) personil melakukan  pencarian keberadaan pelaku.
“Setelah mengetahui pelaku berada di rumahnya, pihak kepolisianpun segera ke TKP dan mendapati pelaku duduk sambil makan, kemudian pelaku dibawa ke Polsek Bonai Darussalam untuk diproses,”tambah Humas Polres.
Setelah diinterogasi, pelaku mengakui telah melakukan persetubuhan terhadap TE di bawah pohon kelapa  sawit dan di dapur rumah korban.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dan Barang bukti diamankan di Polsek Bonai Darussalam guna peyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.