Menuju Pilkada, Berikut Pantangan Anggota Polres Rohul

PASIRPENGARARAIAN – Sebagai Tim keamanan Pilkada serentak tahun 2020, ada beberapa hal yang mesti diketahui oleh seluruh anggota  Polres Rokan Hulu (Rohul).
Di dalam Kegiatan Apel Deklarasi Netralitas Anggota Polri Polres Rokan Hulu, Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.IK, MH menjelaskan, bahwa setiap anggota Polres Rohul dilarang ikut mendeklarasikan Paslon.
Dilarang menerima, memberi, meminta, mendistribusikan janji, hadiah, bantuan dalam bentuk apapun dari pihak Parpol, Paslon kepala Daerah serta tim sukses giat Pilkada Tahun 2020.
“Selain itu, anggota Polres Rohul juga dilarang menggunakan, memesan, memasang, dan menyuruh orang lain untuk memasang atribut Pilkada Tahun 2020, yaitu berupa gambar/lambang, Cabup dan Cawabup,” jelasnya, Senin (30/11/2020).
Polri juga dilarang menghadiri, menjadi pembicara pada giat Deklarasi, rapat, kampanye, pertemuan Parpol, kecuali dalam melaksanakan tugas PAM berdasarkan surat perintah tugas.
“Dilarang mempromosikan, menanggapi dan menyebar luaskan gambar/foto Paslon Kepala Daerah, baik melalui Media Masa, Media Online dan Medsos,”tambahnya.
Dilarang Foto bersama dengan Paslon Kepala Daerah, Team sukses, massa manapun simpatisannya dan foto/selfi dimedsos dengan gaya mengacung kan jari membentuk dukungan kepada Paslon Kepala Daerah, yang berpotensi dipergunakan pihak lain untuk mengambil kesempatan dalam hal keberpihakan/ketidaknetralan Polri.
Tidak cukup itu, Anggota Polres Rohul juga dilarang memberikan bantuan dan dukungan Politik dalam bentuk apapun kepada Paslon Kepala Daerah
“Dilarang menjadi pengurus atau anggota tim sukses Paslon Kepala Daerah, atau menggunakan kewenangan yang dapat menguntungkan atau merugikan kepentingan Paslon Kepala Daerah tertentu,” imbuhnya.
Polres Rohul juga dilarang memberikan fasilitas Dinas atau pribadi, guna kepentingan Politik Paslon Kepala Daerah.
“Dilarang melakukan Kampanye hitam (black campaign) dan anjurkan untuk tidak berikan suara Pilkada Tahun 2020, Dilarang berikan Informasi kepada siapapun terkait hasil penghitungan suara Pilkada Tahun 2020, dan dilarang terlibat atau turut andil dalam kegiatan sebagai penyelenggara Pilkada Tahun 2020,” tutup Kapolres.