Datangi Kantor Bawaslu Rohul, Laksmana Hery : Tindaklanjuti Kecurangan Pilkada

PASIRPENGARAIAN – Pasca Pilkada Serentak Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) pada 09 Desember 2020 lalu, membuat Tiga elemen masyarakat yakni Aliansi Masyarakat Adat Lima Luhak Kabupaten Rokan Hulu, Hulu Balang Rokan Hulu, dan Tokoh Masyarakat Rokan Hulu hari ini, Selasa (15/12/2020) mendatangi Sekretariat Bawaslu Rohul di Jalan Imam Baqi, Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Rohul.
Disampaikan Koordinator Lapangan Aliansi Masyarakat Adat Lima Luhak Kabupaten Rokan Hulu, Laksamana Hery meminta Bawaslu Rohul untuk menindaklanjuti dugaan kecurangan saat pencoblosan dan pasca Pencoblosan Pilkada Rohul pada 9 Desember 2020 lalu.
“Kita ,menduga ada kecurangan mobilisasi pemilih hampir di seluruh perusahaan di Kecamatan Tambusai dan Kecamatan Tambusai Utara, salah satunya di sekira 27 TPS yang ada di PT. Torganda pada proses pencoblosan lalu,” jelas Hery.
Dugaan penggelembungan suara dan mobilisasi pemilih, ungkap Hery, terjadi di hampir 27 TPS bermasalah dalam perusahaan.
“Kita melihat adanya tindakan kecurangan, dimana ada TPS yang hanya membuat 25 undangan untuk satu TPS, tapi jumlah pemilih yang mencoblos hampir 250 orang per TPS.
Bahkan, tambah Herry, terdapat 1 TPS yang jumlah surat suaranya berlebih dari jumlah DPT yang ada di daerah tersebut.
Dihadapan awak media, Hery berharap surat suara berlebih dihapus atau dihanguskan.
“Kalau calon juga terlibat di dalam ini kami harap Bawaslu mungkin bisa menjatuhkan sanksi berat diskualifikasi,” imbuh Hery
Ditempat yang sama, Ketua Bawaslu Rokan Hulu, Fajrul Islami Damsir, mengaku sudah menerima aspirasi secara lisan dan tulisan dari tiga elemen masyarakat, namun bukan dalam bentuk laporan.
“Kita akan turun hari ini ke Kecamatan Tambusai dan Tambusai Utara, menindaklanjuti, mengecek persoalan dan perselisihan yang terjadi di lapangan saat proses pencoblosan dan pasca pencoblosan, termasuk dugaan mobilisasi pemilih,” tegas Fajrul.