Tindak Kriminal di Rokan Hulu Didominasi Pengangguran

PASIRPENGARAIAN – Tindak kejahatan dan kriminal di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) didominasi oleh pengangguran dan pekerja swasta.
Hal ini sesuai ungkapan Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat,SIK,MH saat menggelar press release tahun 2020 di Mapolres Rohul, Kamis (31/12/2020) sekitar pukul 10.30 WIB.
Disampaikan Kapolres, tindak kriminal baik pemerkosaan, perjudian, pencabulan, curanmor, penganiayaan maupun perampokan di Kabupaten yang dijuluki negeri seribu suluk mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini meningkat yakni sebanyak 780 tersangka, sedangkan ditahun lalu sebanyak 642 tersangka,” jelas Kapolres.
Adapun tersangka di dominasi oleh kaum laki-laki sebanyak 552 orang, untuk perempuan sebanyak 229 orang dan 28 lainnya adalah anak-anak.
Untuk jumlah tersangka penyalahgunaan narkoba juga mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Seperti yang diketahui pada tahun 2019 jumlah tersangka sebanyak 158 orang sedangkan ditahun 2020 sebanyak 188 orang.
“Penyalahgunaan narkoba, untuk laki-laki sebanyak 176 orang, perempuan sebanyak 9 orang dan anak-anak sebanyak 3 orang,” tambah Kapolres.
Tidak hanya itu, jumlah barang bukti (BB) yang diperoleh atau disita pihak kepolisian dari tersangka juga mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2019, jumlah BB dalam bentuk Shabu seberat 353,64 gram, sedangkan di tahun 2020 seberat  549,96 gram.
“Ganja yang kita sita seberat 1.590 gram dan di tahun 2020 justru sebanyak 3.858,3 gram dan untuk pil Ekstasi pada tahun 2019 sebanyak 455 butir sedangkan di tahun 2020 ini sebanyak 6 butir,” terus Kapolres.
Dalam hal ini, Kapolres Rohul mengatakan akan terus berupaya melakukan pembinaan kepada masyarakat Rokan Hulu untuk menghindari terjadinya kejahatan di tengah-tengah masyarakat.
“Tentunya kita selalu menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan perlindungan dan memantau anak-anaknya dari tindak kejahatan,” jelas Kapolres.
Selain itu lanjut Kapolres, Kita juga bekerjasama dengan berbagai pihak dalam menjaga keamanan di tengah-tengah masyarakat.
Dalam penutup, Kapolres tidak henti-henti menghimbau kepada seluruh masyarakat Rokan Hulu untuk tetap menjaga protokol kesehatan demi mencegah penularan Covid-19 yang belum juga reda dari Indonesia khususnya di Negeri Seribu Suluk.
“Tetap patuhi protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan menghindari kerumunan,” tutup Kapolres.