Sakit Hati Karena Harta Orang Tua Dijual Saudara Tiri, Pria di Rohul Coba Lakukan Tindak Pembunuhan

29
PASIREPNGARAIAN – Tak Terima harta ayahnya dijual oleh saudara tiri, seorang pria warga Desa Aliantan Kecamatan  Kabun, Kabupaten Rokan  Hulu tega lakukan tindak percobaan pembunuhan.
Akibat dendam kesumat yang telah merasuki jiwa MR (tersangka) sejak setahun lalu, pria berusia 20 tahun tersebut tega hendak membunuh ML (34) yang merupakan saudara tirinya
Ceritanya bermula ketika ML bersama kedua saudaranya KC dan JM menjual harta ayah mereka yang tak lain juga merupakan ayah kandung MR kepada seseorang, hal ini membuat ML tak terima dan hingga berniat untuk membunuh saudara tirinya.
Peristiwa percobaan pembunuhan MR  terhadap ML terjadi Pada Minggu (27/06) sekira pukul 05.00 WIB, saat itu, ML yang merupakan korban saat itu terbangun untuk melaksanakan shalat subuh. Setelah selesai melaksanakan shalat, korban masuk kedalam kamar dan berbaring di atas tempat tidur.
Tiba-tiba seseorang masuk dan menutup wajah korban dengan selimut sambil mencekik leher korban hingga lemas, dengan sekuat tenaga korban mencoba melawan hingga pelaku melepaskan tangannya dari leher korban, setelah itu korban langsung membuka selimut dari mukanya dan menjerit meminta tolong. Dari penjelasan Korban, dirinya sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah belakang rumahnya dan dia mengenali ciri-ciri pelaku yang tak lain adalah adik tirinya sendiri.
Tak Terima dirinya hendak dibunuh oleh adik tiri, korbanpun melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kabun, Kabupaten Rokan Hulu.
Saat dikonfirmasi, ke Kapolsek Kabun, AKP Didi Antoni SH, MH membenarkan telah menerima laporan terkait tindak percobaan pembunuhan tersebut.
“Dengan sigap, kita langsung memerintahkan Penyidik Polsek untuk melakukan penyelidikan,” Kata Kapolsek, Selasa (29/06).
Dari hasil penelusuran, polisi akhirnya dapat mengamankan MR di rumahnya sendiri pada Senin (28/06) sekitar pukul 07.00 WIB.
“Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan percobaan pembunuhan terhadap saudara tirinya dengan motif sakit hati, hal ini karena korban bersama saudara lainnya telah menjual harta ayah mereka,” jelas Kapolsek.
Dari kejadian itu, tersangka MR ditahan oleh Penyidik Polsek Kabun dan disangkakan melanggar pasal 338 Jo 53 KUHP.