Peforma Marc Marquez Pembalap Repsol Honda Ini Menurun

65
Riausmart.com – Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, akui masih tidak dapat menikmati balapan bahkan juga merasa menanggung derita saat memacu motornya. Hal tersebut diutarakan Marc Marquez mendekati MotoGP Inggris 2021. MotoGP Inggris sebagai seri keduabelas Kejuaraan Dunia musim ini yang bakal digelar di Circuit Silverstone pada Minggu (29/8/2021).
MotoGP Inggris nanti bisa menjadi balapan kesepuluh Marc Marquez sesudah come-back dari cidera retak tulang lengan kanan yang ia derita musim kemarin. Dari 9 balapan sebelumnya, Marc Marquez kelihatan masih kesusahan tampil stabil. Marc Marquez terdaftar cuman sanggup 1x naik podium, yaitu saat memenangkan balapan MotoGP Jerman 2021 di Circuit Sachsenring.
Marquez Claim Dirinya Dapat Berkompetisi dalam Persaingan perebutan Gelar MotoGP 2021 jika. Sisanya, Marc Marquez 3x tidak berhasil menuntaskan balapan dan 5 kali finish di luar lima besar. Terbaru, Marc Marquez harus senang dengan perolehan satu point sesudah finish di posisi ke-15 pada balapan MotoGP Austria 2021, Minggu (15/8/2021).
Pada balapan seri kesebelas itu, Marc Marquez sebetulnya sukses menjaga tempatnya di tiga besar semenjak lap ke-2 sampai putara ke-25. Pas pada lap ke-26, Marc Marquez dan beberapa pembalap lain putuskan masuk paddock untuk menukar motor dengan ban basah. Keputusan itu diambil Marc Marquez karena hujan yang mengguyuri Circuit Red Bull Ring semenjak lap ke-23 makin deras.
Sesudah kembali lagi ke pelintasan, status Marc Marquez merosot sampai posisi kesepuluh. Tetapi, Marc Marquez sukses kembali lagi ke tiga besar di akhir lap ke-26. Bencana mendekati Marc Marquez pada lap ke-27. Pembalap asal Spanyol itu terpeleset di Kelokan 1 saat sedang ada di tiga besar.
Walau sukses meneruskan balapan, Marc Marquez harus senang dengan perolehan satu point sesudah finish di posisi ke-15. Pembalap dengan koleksi enam titel juara dunia MotoGP itu sekarang tertahan di rangking kesebelas klassemen dengan koleksi 59 point. Marc Marquez untuk saat ini ketinggalan 122 point dari Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) yang ada di pucuk klassemen pembalap MotoGP 2021.
Menyaksikan performnya pada MotoGP 2021 selama ini, Marc Marquez mengaku dirinya masih kesusahan nikmati balapan. Karena, Marc Marquez masih rasakan sakit pada lengan kanannya saat memicu motor di pelintasan. Tetapi, Marquez pilih meredam merasa sakit itu walau harus menanggung derita.
Masalahnya Marquez memandang cuman dengan meredam merasa sakit itu yang membuat dianya dapat kembali lagi ke tingkat terbaik.
“Motivasi saya sekarang ini semakin tinggi dari mulanya. Karena, ini ialah pertamanya kali alami peristiwa susah saat profesi saya,” kata Marquez diambil dari situs MotoGP.
“Pada peristiwa susah, Anda harus memperlihatkan kekuatan Anda dan terus bertanding. Kemungkinan langkah paling mudah yang dapat saya menempuh sesudah cidera ialah stop balapan sepanjang satu atau 2 tahun dan kembali saat telah berasa siap,” sebut Marquez.
“Tetapi, itu bukan langkah saya. Style saya ialah coba menanggung derita untuk berkembang hingga kemudian kembali lagi ke tingkat terbaik,” papar Marc Marquez.
“Saya harus juga usaha untuk nikmati tiap peristiwa di atas motor. Tetapi, saat ini saya masih tidak dapat menikmatinya. Saat ini saya menanggung derita,” sebut Marquez menambah.
Selanjutnya, Marc Marquez memandang cidera rengat tulang lengannya juga mempengaruhi psikis kesehariannya di luar balapan.
Pembalap dengan panggilan The Baby Alien itu akui sempat terpikirkan lengannya tidak akan balik normal seperti awalnya.Marc Marquez Bahagia di tengah Kebingungan Hal tersebut mulai mengusik pemikiran Marc Marquez semenjak akhir tahun lalu saat dirinya kesusahan menggerakkan lengannya. Sesudah kembali balapan, Marc Marquez akui makin teraniaya saat mengetahui banyak pembalap yang lain bisa lebih cepat dari dirinya.
“Saya benar-benar takut lengan saya tidak dapat normal kembali. Ada satu peristiwa pada Oktober atau November tahun kemarin saat saya tidak dapat ambil sebotol air. Saya benar-benar takut,” sebut Marquez.
“Saya waktu itu berusaha keras untuk makan. Saya tidak dapat menggerakkan lengan saya secara normal. Saya benar-benar takut tidak dapat mempunyai lengan yang kembali normal,” papar pembalap asal Spanyol itu menambahkan
“Benar-benar susah terima jika banyak pembalap yang bisa lebih cepat dari saya. Tetapi, saya harus mengetahui di mana status saya saat ini dan ke mana saya akan pergi,” sebut Marc Marquez.
Paling dekat, Marc Marquez direncanakan tampil di Circuit Silverstone untuk ikuti balapan MotoGP Inggris 2021.
Sampai sekarang ini, Marc Marquez masih dengan status raja Kwalifikasi MotoGP Inggris dengan perolehan lima pole position.
Marquez menggenggam rekor lap paling cepat dan waktu pole position terbaik dalam riwayat MotoGP di Circuit Silverstone. Ke-2 rekor itu dibuat Marc Marquez pada MotoGP Inggris 2019 saat dianya mengukir waktu catatan perputaran 1 menit 58,168 detik saat kwalifikasi.
Walau sukses raih lima pole position di Circuit Silerstone, Marc Marquez terdaftar cuman pernah 1x memenangkan balapan MotoGP Inggris, yaitu pada musim 2014.
Pada MotoGP Inggris 2019, Marc Marquez harus senang naik tribune ke-2 walau mengawali balapan dari posisi pertama. Marc Marquez pasti masih ingat peristiwa menyakitkan itu. Karena, Marc Marquez sebetulnya masih memimpin sampai lap paling akhir.
Tetapi, Marc Marquez kehilangan status paling depan sesudah disalip Alex Rins (Suzuki Ecstar) mendekati garis finish. Marc Marquez saat itu cuman kalah 0,013 detik dari Alex Rins yang sukses keluar sebagai juara balapan MotoGP Inggris 2019.