Wabup Rohul Resmikan Asrama Putra Yayasan Madrasatul Quran

74
PASIRPENGARAIAN – Bentuk dukungan terhadap generasi penerus Negeri Seribu Suluk yang agamis, Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Indra Gunawan menghadiri peresmian gedung asrama putra Yayasan Madrasatul Quran Desa Bencah Kesuma, Kecamatan Kabupaten, Rohul, Jumat (24/09).
Turut hadir Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Rohul, Drs Syaiful Bahri, Kepala Bapenda Rohul, El BizriBizri.
Selain daripada itu, juga hadir Camat Kabun, Anang Perdana, Kades Boncah Kesuma, Ruslan beserta tokoh masyarakat Desa setempat.
Dalam kata sambutannya, Wakil Bupati Rokan Hulu, H Indra Gunawan mengaku sangat mengapresiasi kepada pihak Yayasan Madrasatul Quran yang berhasil membangun asrama putra bagi santri di Ponpes itu.
“Karena sebelumnya tidak ada asrama putra di Ponpes, namun Alhamdulillah berkat kebersamaan, hari ini kita telah resmikan asramanya,” Kata Wabup.
Kepada para Santri, Wabup berpesan untuk tetap tekun dalam belajar, bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, sekaligus serius dalam menghapal kitab suci Al Quran.
“Dan tentu juga ikut serta dalam mendoakan Kabupaten Rokan Hulu untuk menjadi lebih maju dari sebelumnya,” Tambah Wabup.
Menurut pria yang akrab disapa Ujang Lurah tersebut, untuk dapat melanjutkan  pembangunan Ponpes Madrasatul Quran Boncah Kesuma, dibutuhkan uluran tangan dan kebersamaan, sehingga Ponpes akan terus semakin baik dan lebih bagus lagi.
“Ini tentu harus ada uluran tangan bersama, untuk yang memiliki harta berlebih, boleh untuk disedekahkan kesini, karena dengan adanya kebersamaan, maka pembangunan Ponpes akan semakin ringan,” Sebut Wabup.
Sementara itu, Ketua Yayasan Madrasatul Quran Bencah Kesuma Drs H Ahmad Nuri, M. Pdi mengaku terdapat 170 santri di Ponpes Madrasatul Quran, dimana 70 bermukim/nginap, sedangkan 100 santri lainnya pulang ke rumah masing-masing.
“Karena fasilitas kita masih kurang, maka tidak seluruh siswa dapat untuk menginap di Pondok pesantren ini, namun lambat laun, seiringnya waktu kami akan mengupayakan seluruh santri untuk dapat menginap di Ponpes,” Kaya ketua Yayasan.
Menurutnya, dengan tinggal dan menginap di Pondok Pesantren, maka santri akan mendapat pembinaan selama 24 jam, terutama dalam menghapal kitab Suci Al Quran.
Diakui Ketua Yayasan H Ahmad Nuri bahwa pihak Ponpes berencana akan melanjutkan pembangunan di tingkat Madrasah Aliyah (MA), namun dikarenakan terkendala pendanaan, maka niat baik dan tulus tersebut terpaksa tertahan untuk sementara waktu.
“Rencananya tahun ini, namun dikarenakan kita kekurangan fasilitas, maka sepertinya diundur, karena mengelola pendidikan tidak mudah seperti yang dibayangkan, sehingga butuh program dan kesiapan yang matang,” Imbuhnya.