Bupati Rohul Turut Mengikuti Musrenbang RPJMD Provinsi Riau Tahun Anggaran 2019-2024

PASIRPENGARAIAN – Dalam agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024, Bupati Rokan Hulu (Rohul) H.Sukiman turut mengikuti agenda yang ditaja oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Provinsi Riau.
Kegiatan yang dilakukan secara virtual itu dibuka langsung secara resmi oleh Gubernur Riau, H Syamsuar di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (03/11).
Sedangkan dari Kabupaten Rokan Hulu, H Sukiman didampingi Asisten II Setda Rohul Ir.Muhammad Ruslan, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Rohul Drs.Yusmar, M.Si dan Kabid Perencanaan Bappeda Rohul Azhar mengikuti dari Aula Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Komplek Pemda Pasir Pengaraian.
Selain dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, kegiatan Musrenbang Perubahan RPJMD Provinsi Riau Riau tahun 2019 – 2024 juga diikuti seluruh Bupati dan Walikota lain se Provinsi Riau.
Dari seberang layar, Gubernur Riau H Syamsuar mengatakan, bahwa Musrembang tahun 2019-2024 ini, merupakan satu di antara tahapan pembangunan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan.
“Tentunya ini untuk mendapatkan masukan, tujuan, sasaran strategis dan arah kebijakan program pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam rancangan awal RPJMD,” Ungkap Gubri.
Melalui Musrembang tingkat Provinsi Riau itu juga, Gubri Syamsuar berharap dapat menghasilkan perubahan dokumen RPJMD yang berkualitas.
“Sehingga apa yg telah menjadi visi kami selaku Gubernur dan Wakil Gubernur Riau yaitu Terwujudnya Provinsi Riau yang Berdaya Saing, Sejahtera, Bermartabat dan Unggul di Indonesia (Riau Bersatu) dapat terwujud. Dengan ukuran keberhasilan berupa capaian target kinerja penyelenggaraan pemerintahan Provinsi Riau tahun 2019-2024 yang ditetapkan dalam RPJMD,” jelasnya.
Diakui Gubri Syamsuar, untuk mewujudkan Riau bersatu, tidak cukup hanya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Riau saja, melainkan juga melibatkan kerjasama dan kolaborasi antara  Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Provinsi, Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintahan Desa, perguruan tinggi, swasta, BUMD dan seluruh elemen masyarakat.
“Kemitraan strategis inilah yang akan dijalankan 5 tahun ke depan melalui pengimplementasian strategi dan arah kebijakan serta program-program pembangunan daerah  kedalam berbagai kegiatan prioritas pembangunan di Provinsi Riau,” jelasnya.