Berikut OPD dan Camat Pemenang Inovative Award Rohul 2023

PASIRPENGARAIAN – Bentuk apresiasi pada OPD dan Pemerintah Kecamatan yang telah berani melangkah Di luar batas, menciptakan ide-ide kreatif dan mengimplementasikannya dengan sukses, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) melalui Bappeda Kabupaten Rokan Hulu gelar Penganugrahan Inovative Award Kabupaten Rokan Hulu 2023.
Kegiatan yang dipusatkan di Convention Hall Masjid Islamic Center Rokan Hulu, Senin (27/11) tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rohul, H Sukiman, Sekretaris Daerah Rokan Hulu Muhammad Zaki SSTP, M.Si, Kepala OPD di lingkungan Pemda Rohul, Camat dan Kepala Puskesmas Se Kabupaten Rokan Hulu lainnya.
Dalam penganugerahaan Inovative Award tahun 2023 ini, Dinas Dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kabupaten Rokan Hulu dengan inovasi pelayanan cetak dokumen langsung di desa (pecel desa) mendapat peringkat pertama, disusul Badan perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Rokan Hulu dengan inovasi E-bangkit sebagai peringkat kedua, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rokan Hulu dengan Inovasi Sistem Informasi Pelayanan Tera Tera Ulang (SIMPERANG) sebagai peringkat ketiga.
Sementara itu, Kecamatan Kepenuhan dengan inovasi Lahir langsung Dapat Akta (LALADAKTA) juga mendapat peringkat pertama dari kategori Kecamatan, disusul Kecamatan Tambusai Utara dengan Inovasi Pelayanan Tanpa Batas sebagai peringkat dua dan Kecamatan Rambah Samo dengan Pelayanan Malam (PELAM) sebagai peringkat ketiga.
Dan Kategori Puskesmas, diraih oleh Rokan IV Koto dengan POSKESDES terpadu desa Lubuk Bendahara Timur sebagai peringkat pertama, Kecamatan Ujung Batu dengan Inovasi Masyarakat Sadar Skrining PTM (MASAK PTM) sebagai peringkat kedua dan
Kecamatan Tambusai Utara 1 dengan Penemuan terduga Kasus Tuberculosis lewat Online Aktif (PEKA TERLENA) sebagai peringkat ketiga.
Bupati Rokan Hulu, dalam kata sambutannya mengucapkan selamat kepada OPD, Camat dan Puskesmas yang menang dalam Penganugrahan Inovative Award Kabupaten Rokan Hulu 2023.
“Kemajuan suatu daerah salah satunya juga ditentukan oleh inovasi yang dilakukan oleh daerah tersebut, untuk itu diperlukan adanya upaya di dalam memacu kreativitas daerah demi meningkatkan daya saing dalam mencapai tujuan, sasaran inovasi diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat serta meningkatkan daya saing daerah,” kata Bupati.
Diakui Bupati Sukiman, bahwa Inovasi merupakan kunci transformasi, sebagai energi untuk menciptakan perubahan, solusi untuk mengatasi permasalahan dan modal untuk memenangkan persaingan.
“Inovasi ini tidak bisa muncul begitu saja tetapi membutuhkan ekosistem yang kondusif, oleh karena itu dibutuhkan semangat berinovasi dan dedikasi yang tinggi dalam menciptakan perubahan positif di berbagai sektor, tambah Bupati.
Masih Bupati Sukiman, dia menerangkan bahwa seluruh peserta lomba telah menunjukkan dedikasi kecerdasan dan semangat untuk menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
“kami harap agar setiap perangkat daerah dapat terus menciptakan minimal 1 Inovasi setiap tahunnya dengan harapan kebiasaan ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya mengakhiri.
Sementara itu, Kabid Penelitian dan Pengembangan Bapedalitbang Provinsi Riau Eka Arief Yanto Putra, SE mengatakan bahwa setiap inovasi yang dilakukan baik oleh OPD, Camat maupun Puskesmas wajib dilaporkan ke Kemendagri setiap tahunnya melalui kanal aplikasi Inovative Government Award.
“Setelah itu nanti setiap inovasi akan dinilai untuk meraih penghargaan, dan Alhamdulillah Provinsi Riau selalu masuk dalam kategori yang inovatif,” jelasnya.