290 CPNS Rohul Jalani Ujian SKB

PASIRPENGARAIAN – Bupati Rokan Hulu (Rohul) H Sukiman melakukan peninjauan Pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (02/12) di Hall Islamic Centre Pasir Pengaraian.
Dalam peninjauan, Bupati Sukiman didampingi oleh Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu, H Fhatanalia Putra.
Pasca melakukan peninjauan, saat diwawancarai oleh awak media, Bupati Rokan Hulu, H Sukiman mengatakan, untuk mendapatkan nilai yang bagus dan lulus sebagai Pegawai Negeri Sipil, setiap Calon PNS harus belajar dengan baik dan bersungguh-sungguh.
“Karena disini tidak ada yang bisa membantu atau menolong, semuanya adalah hasil dari kerja keras dari ananda-ananda sekalian,” Kata Bupati.
Selain daripada itu, Bupati Sukiman juga mengingatkan kepada CPNS untuk dapat mengerjakan soal-soal Ujian dengan teliti dan jujur.
“Supaya, hasilnya murni dan juga menciptakan seorang PNS yang jujur, setia dan taat dalam aturan,” Tambah Bupati
Ditempat yang sama, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rokan Hulu, H Fhatanalia mengaku terdapat 290 peserta yang mengikuti Ujian SKB CPNS Kabupaten Rokan Hulu tahun 2021.
“Ada 290 peserta, namun yang tes di sini cuma 219 orang, selebihnya ditempat masing-masing,” Kaga Fhatanalia.
Dalam Ujian SKB, peserta dibagi dalam 5 sesi ujian, dimana 3 sesi dilakukan pada hari itu, dan 2 sesi dilakukan pada hari selanjutnya.
Diakui Fhatanalia, untuk menghindari adanya hacker atau cheater dalam pelaksanaan Ujian SKB, panitia Ujian telah bekerja keras untuk melakukan pengecekan terhadap setiap komputer yang akan digunakan oleh peserta.
“Seperti yang kita tahu bahwa beberapa tempat ada berkasus seperti hacker dan lainnya, oleh karena itu tim penyelenggara melakukan pengawasan yang ketat agar masalah ini clear dan masalah ini tidak terjadi selama pelaksanaan ujian,” Sebutnya.
Lanjut fhatanalia lagi, yang mengikuti tes SKB ini adalah 3 terbaik dari masing-masing formasi dalam pelaksanaan ujian SKD sebelumnya.
“Setelah ini nanti nilai mereka (Calon PNS) diproses, dan nilai tertinggi itulah yang akan lulus menjadi PNS,” Pungkasnya.
Mengingat SKD dilaksanakan dimasa Pandemi Covid-19, Fhatanalia mengakui bahwa Ujian SKB kembali dilakukan dengan mengikuti protokol Kesehatan yang sangat ketat seperti Ujian SKD sebelumnya.
“Untuk yang positif Covid-19 juga dapat ujian, didampingi oleh pengawas dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” Tutupnya. (ADV)