30 Peserta Ikuti Pelatihan Menjahit Oleh Diskop UKM Transnaker Rohul

PASIRPENGARAIAN – Guna meningkatkan produktivitas tenaga kerja sehingga menjadi kader-kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang berkualitas, Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Diskopukmtransnaker) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau gelar Pelatihan Menjahit, Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetisi.
Pada pelatihan, dibuka secara langsung oleh Kadiskop UKM transnaker Rohul, Zulhendri Rabu (07/09) di Aula Hotel Gelora Bhakti Pasir Pengaraian.
Dalam kata sambutannya, Kadis Zulhendri mengatakan adapun tujuan dari pelatihan tersebut untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja bagi kader-kader wirausaha baru atau pengusaha pemula yang berkualitas, produktif dan beretos kerja tinggi, sehingga upaya perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan wirausaha dapat dijalankan dan dikembangkan sendiri oleh masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan.
“Pada dasarnya sasaran kegiatan tenaga kerja adalah terciptanya lapangan kerja dan angkatan kerja dalam rangka mengurangi pengangguran, tersedianya tenaga kerja yang berkompeten terkhusus ketrampilan industri rumahan menjahit dan mampu bersaing dengan usaha lainnya,” kata Zulhendri.
Diakui Zulhendri, pelatihan ini merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan produktivitas tenaga kerja bagi para pelaku usaha di sektor industri rumahan diantaranya menjahit.
“Diharapkan melalui pelatihan ini para peserta mampu memahami dan menerapkan piranti alat dan teknik untuk meningkatkan produktivitas usaha masing-masing sehingga akan memperkuat daya saing yang berimbas pada peningkatan penyerapan tenaga kerja dan penurunan angka pengangguran,” tambah Kadis.
Masih pada kesempatan yang sama, Kadiskop Zulhendri menjelaskan bahwa pelatihan ini akan berlangsung hingga 27 September 2022 mendatang.
“Peserta pelatihan ini sebanyak 30 orang  orang, sedangkan untuk tempat pelatihannya dipusatkan di Bordir Putri Pasir Pengaraian dijalan lintas menuju Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Rohul, dikarenakan banyak, maka akan dibagi dua shift, pagi dan Sore hari,” jelas Zulhendri.
Pada kesempatan yang sama, Kadiskop Zulhendri juga menyerahkan secara simbolis alat menjahit kepada peserta pelatihan.
“Kita berharap para peserta dapat bersemangat serta serius dalam mengikuti pelatihan menjahit ini,” pungkas Zulhendri.