Aleksan Lubis Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Desa Bangun Purba Timur Jaya

BANGUNPURBA – Walaupun sempat bersitegang dan mengalami berbagi konflik dalam beberapa pekan, akhirnya masyarakat Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba, Rohul memiliki Ketua Pemuda Desa baru.

Awalnya, pemilihan Ketua Pemuda Desa Bangun Purba Jaya ini sempat 3 kali tertunda, namun hal ini beralasan sesuai pengakuan Rusli Siregar selaku Kepala Desa setempat.

Kepada Riausmart.com Rusli mengatakan penundaan pemilihan ketua Pemuda ini dikarenakan banyaknya persiapan Desa dalam hal pemekaran Desa baru.

” Ini sebenarnya sudah menjadi tugas pokok kami, karena anggaran dari Desa sudah ada untuk kegiatan pemuda, sehingga pemuda desa sudah ingin bersatu melakukan kegiatan di desa ini,” jelasnya. Jum’at (20/03/2020)

Di dalam pemilihan ketua Pemuda Desa tersebut, awalnya berlangsung alot, karena banyak interupsi dari pemuda dan banyaknya permasalahan dalam penyelesaian pemilihan pemuda ini. Salah satunya belum jelas status di berhentikannya ketua Pemuda Desa yang lama dan jumlah peserta dari setiap Desa.

Namun, akhirnya persoalan ini tidak menjadi perhatian serius bagi kalangan pemuda sehingga semuanya dapat di sepakati dalam mufakat bersama.

Rusli Siregar mengatakan, sebelumnya Pemuda se-Desa Bangun Purba Timur Jaya sempat mendatanginya untuk mendesak melakukan pemilihan Ketua pemuda Desa yang baru.

“Kami Sudah Sebulan yang lalu di datangi lebih kurang 25 orang pemuda, dan mereka meminta pemilihan ketua Pemuda desa yang baru, tapi kami meminta waktu untuk menyiapkan itu semua karena ini tidak bisa di lakukan secara instan,” Ujarnya

Dalam pertarungan Pemilihan Ketua Pemuda Desa, terdapat dua kandidat, yakni petahana wery dan kandidat baru Aleksan, dari hasil total 23 pungutan suara, Alex mengantongi 14 suara sementara wery 9 suara. Sehingga Alexsan ditetapkan sebagai Ketua Pemuda yang baru di Desa itu.

Pengakuan Aleksan Lubis selaku ketua Pemuda Desa baru mengatakan, motivasi dia mengajukan diri menjadi Ketua Pemuda Desa yaitu memperbaiki sistem kerja ketua Pemuda Desa lama yang dianggap tidak transparan.

” Dulu itu banyak yang tidak transparan dan akan kita perbaiki selama dalam kepengurusan kami,” tutupnya. (AS)