Arwin : Pelanggar Operasi Yustisi Kebanyakan Dari Golongan Anak Muda

PASIRPENGARAIAN – Semenjak dibentuk pada 9 September 2020 lalu, Tim Operasi Yustisi  Satuan Polisi Pamong Praja (SAT POL PP) Kabupaten Rokan Hulu bersinergitas dalam menurunkan angka penyebaran Covid-19 di Negeri Seribu Suluk.
Hal ini disampaikan Kepala Sat Pol PP Rohul Ridarmanto S.ip melalui Kabid Penindakan Penegakan Perda, Arwin Lubis S.sos, Selasa (01/12/2020).
Dalam penjelasan di depan awak media, Arwin mengatakan dari data rekapitulasi penegakan perbub nomer 41 tahun 2020 ini sudah dilaksanakan dan telah melakukan penegakan selama 53 hari baik berupa teguran tertulis, teguran lisan, teguran sanksi kerja sosial dan maupun teguran denda.
“Adapun untuk teguran tertulis sebanyak 7928, teguran lisan sebanyak 16.735, teguran sanksi kerja sosial tersebut bermacam-macam yakni saksi berupa memungut sampah, menyapu, menyanyi dan hapalan alquran berkisar sebanyak 3268 dan terakhir teguran denda administratif Rp. 250.000 sampai sejauh ini belum ada yang kenak,” jelas Arwin.
Dikatakan Arwin lagi bahwa rata-rata yang terjaring Operasi Yustisi yakni dari golongan anak muda sebanyak 80 persen, sedangkan sisanya orang tua.
“Sanksi ini dilakukan untuk mengingatkan masyarakat tentang perbub nomer 41 tahun 2020. Hal ini juga sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019 (covid-19) di Rokan Hulu,” tutupnya