BINDA Riau Gelar Vaksinasi di Rohul, Kadinkes Beri Apresiasi

PASIRPENGARAIAN – Setelah sebelumnya sempat melakukan vaksinasi secara door to door di 6 Kecamatan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Riau kembali melakukan vaksinasi massal di MTSN 3 Rokan Hulu, jalan Tuanku Tambusai, Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Rohul, Rabu (24/11).
Dalam kegiatan serbuan Vaksinasi di MTSN 3 Rokan Hulu, BINDA Riau bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu menyiapkan sebanyak 500 dosis vaksin bagi pelajar dan santri Pondok Pesantren.
Sementara itu, untuk serbuan Vaksinasi di 6 Kecamatan, BINDA Riau menyalurkan vaksinasi sebanyak 1.000 Dosis untuk Kecamatan Kepenuhan, 650 dosis untuk Kecamatan Tambusai, 350 dosis Kecamatan Kunto Darussalam, 1.380 dosis di Kecamatan Tandun dan 200 dosis untuk Kecamatan Kabun.
Adapun tujuan pelaksanaan vaksinasi oleh BINDA Riau di Negeri Seribu Suluk untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di wilayah pinggiran, sehingga vaksinasi dapat tersalur secara merata baik di perkotaan maupun di Wilayah perbatasan.
Selama lebih kurang 4 hari pelaksanaan vaksinasi di Rohul, BINDA Riau dan Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu berhasil menyalurkan sebanyak 4.080 dosis vaksin kepada Pelajar dan masyarakat umum.
Dalam keterangan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rokan Hulu, dr Bambang Triono mengaku sangat terbantu dan berterima kasih kepada BINDA Riau dalam mensupport Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam meningkatkan cakupan Vaksinasi Covid-19.
“Sampai saat ini cakupan vaksinasi Rokan Hulu masih dikisaran 30,16 persen, tentunya angka ini masih rendah, dengan adanya serbuan vaksinasi dari BINDA Riau ini, kami sangat bersyukur dan berharap target sasaran vaksinasi segera tercapai,” Kata dr. Bambang Triono.
Ketika ditanya terkait kemungkinan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 gelombang ketiga, dr Bambang mengaku Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Dinas Kesehatan terus berupaya dalam memperluas jangkauan pelaksanaan vaksinasi, dimana vaksin tidak hanya dipusatkan di Puskesmas saja, melainkan juga turun ke Desa dan permukiman padat penduduk.
“Saya minta seluruh puskesmas perluas jangkauan, jangan hanya menunggu, tapi aktif bergerak ke permukiman warga agar sasaran kita minimal 2.500 satu hari tercapai,” Harapnya.