Dalam Sepekan, Warga Kepenuhan Timur Hidup Ditengah Banjir

PASIRPENGARAIAN – Sudah lebih kurang dalam sepekan terakhir, masyarakat Desa Kepenuhan Timur Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) hidup ditengah genangan banjir yang melanda.
Adapun banjir yang terjadi di Desa Kepenuhan Timur tersebut, merupakan akibat meluapnya air sungai Rokan atau Sungai Batang Lubuh pada beberapa waktu lalu, sehingga luapan air sungai memasuki pekarangan rumah hingga masuk ke dalam rumah warga.
Disampaikan Kepala Desa Kepenuhan Timur, Azhar diwakili Sekdes, Eka Mitra SE, Rabu (03/01) banjir di Desa Kepenuhan Timur sudah berlangsung lebih kurang satu pekan lamanya.
“Adapun warga yang terdampak banjir di Desa Kepenuhan Timur ini sebanyak 626 Kepala Keluarga, Dari lima Dusun, Empat Dusun diantaranya cukup parah, dimana ketinggian banjir bisa mencapai dua meter,” kata sekdes.
Berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Pemerintah Desa Kepenuhan Tengah juga disampaikan Eka telah menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat korban.
“Ada dua Dapur umum yang kita sediakan, dimana disana kita salurkan bantuan untuk masyarakat korban banjir, dan hari ini kita juga salurkan kembali bantuan secara langsung kepada masyarakat korban banjir itu sendiri,” sebut Sekdes Eka.
Terhadap korban banjir, Eka juga mengatakan bahwa mereka telah dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi. Sebagian menginap ke rumah saudara terdekat, sedangkan yang lain mengungsi ke posko banjir yang telah disediakan dan ke beberapa Masjid.
“Untuk saat ini yang sangat dibutuhkan warga yakni bahan makanan, seperti beras, minyak goreng dan makanan instan lainnya,” jelas Eka.
Kepada awak media Riausmart.com, Eka menjelaskan bahwa Pihak Puskesmas Kecamatan juga telah terjun ke lokasi banjir untuk mengecek kesehatan warga terdampak Banjir.
Sementara itu, warga Setempat, Kasman (49) mengaku tingkat perekonomian masyarakat sempat terhambat akibat banjir yang melanda di Desa Kepenuhan Timur.
“Iya, itu yang paling utamanya, namun akibat banjir, gerak juga menjadi terbatas,” sebut pria paruh baya tersebut.
Dia juga mengaku sangat membutuhkan bantuan dari pihak Pemerintah baik Kabupaten maupun Provinsi, terutama bantuan berupa beras dan masakan cepat saji yang mudah dimasak oleh masyarakat.
“Iya, karena alat masak kami juga banyak yang terendam banjir, jadi kami kesulitan untuk memasak,” pungkasnya.
Seperti yang diketahui, banjir juga terjadi di beberapa wilayah lain yang ada di Kabupaten Rokan Hulu, dan ratusan bahkan ribuan masyarakat menjadi korban terdampak banjir tersebut.