Dinsos Rohul Lakukan Pendataan Fakir Miskin, Berikut Penjelasan Kadinsos

PASIRPENGARAIAN – Guna mempermudah identifikasi keluhan dan kebutuhan masyarakat miskin dan rentan, serta menghubungkan mereka dengan program perlindungan sosial dan penanganan fakir miskin baik ditingkat pusat maupun daerah, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) lakukan lakukan pendataan Fakir Miskin cakupan daerah melalui Kegiatan Sosialisasi Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Mall Pelayanan Sosial “Cerdik”.
Kegiatan yang dilaksanakan di Hall Convention Center Islamic Rokan Hulu tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Rokan Hulu, Damri Poti, Selasa (30/08).
Dalam kata sambutannya, Kepala Dinas Damri Poti mengatakan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) adalah sistem layanan yang membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan miskin serta menghubungkan mereka dengan program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang diselenggarakan oleh Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun Kabupaten atau Kota.
“Tentunya sesuai dengan kebutuhan fakir miskin, melakukan rujukan, dan memantau penanganan keluhan untuk kepastian bahwa keluhan mereka benar-benar ditangani dengan baik, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan pemantauan,” jelas Damri.
Diakui Kadis berkacamata itu, saat ini masih   ditemui penanganan masalah kemiskinan   maupun masalah sosial lainnya secara sektoral, yakni berjalan sendiri-sendiri sesuai dengan bidang tugas dan fungsinya masing – masing, di sisi lain kebijakan maupun  program terkait penanganan kemiskinan dan perlindungan sosial selama ini berbagai kebijakan cenderung masih belum terintegrasi dengan  baik, melembaga atau  lembaga yang sudah ada belum berjalan  sebagaimana mestinya.
“Oleh karena itu, kita melaksanakan kegiatan pendataan fakir miskin cakupan daerah k
Kabupaten atau Kota melalui sosialisasi sistem layanan rujukan terpadu Mall pelayanan sosial cerdik ini,” tambahnya.
Dengan ada nya Sistem layanan rujukan terpadu (SLRT), Kadis Damri Poti meminta untuk semua pihak agar meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat miskin atau rentan dengan fokus terhadap program dan tepat sasaran.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat semakin mampu memperkuat hubungan jejaring kerja antar pusat dan daerah melalui potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) atau unit unit pelayanan sosial yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah dalam upaya percepatan penanggulangan kemiskinan,” harapnya.
Sementara itu, selaku Ketua Panitia, Puji Lestari SKM MKM, berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas Pemerintah daerah dalam pemuktahiran data terpadu program fakir miskin secara dinamis dan berkala serta pemanfaatannya untuk program-program perlindungan sosial.
“Sehingga kita dapat meningkatkan akses rumah tangga, keluarga paling miskin dan paling rentan maupun penyandang masalah sosial lainnya terhadap program-program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang ada di Kabupaten Rokan Hulu,” sebutnya.
Dia juga menjelaskan ada 40 orang yang terdiri dari Kepala Desa, TKSK,Operator SIKS-NG Desa dan Stakeholder yang mengikuti agenda tersebut.
“Sedangkan untuk pemateri, dari Dinas Sosial Kabupaten Siak, Fachrurrizqi SH dan Ansori, S.Kom,” pungkasnya.