Dugaan Kades Bonai Pakai Ijazah Bodong, Umri Hasibuan : Kita Lanjut ke Polda

PASIRPENGARAIAN – Setelah diberitakan sejak Februari 2020 lalu, kabar dugaan Kades Bonai Rokan Hulu menggunakan ijazah bodong hilang di telan bumi, hal ini membuat Sekretaris LSM Bara Api Cabang Rokan Hulu, Umri Hasibuan mengaku resah.
Diakui Umri, dia kecewa atas lambannya proses hukum tersebut. Dia menerangkan, pihak kepolisian ketika ditanyakan perkembangan laporan itu selalu berkilah.
“Dulu, ketika dikonfirmasi perkembangan kasusnya, pihak Polres Rohul bilang terhambat karena sedang pandemi. Sekarang, ketika sudah penerapan adaptasi kenormalan baru, juga sama saja. Gak ada perkembangannya juga kok,” ungkap Umri pada Selasa (08/09/2020).
Lebih disayangkan, laporan yang diajukan secara tertulis itu saban ditanyakan selalu dijawab pihak Polres Rohul secara lisan.
“Kalau sekedar menjawab-jawab begitu, orang-orang di pasar pun bisa. Namun, yang kita minta itu kan ketegasan proses hukumnya, dan kita berharap Polda Riau menindaklanjutinya,” sebutnya.
“Jika memang Polres Rohul tak mampu memberikan kepastian hukum, kita akan tarik laporan segera dan melaporkan ulang ke Polda Riau, Kan begitu,” tegasnya.
Terpisah, ketika Kasat Reskrim Polres AKP Renly Labolaang saat hendak dikonfirmasi minggu lalu terkesan mengelak.
Pasalnya, saat dijumpai di Polres Rokan Hulu, kasat tak memberi ruang untuk dikonfirmasi terkait kelanjutan kasus itu.
Hingga berita ini dirilis, tak ada satupun keterangan yang bisa dihimpun dari Kasat Reskrim Polres Rokan Hulu terkait perkembangan laporan LSM Bara Api Cabang Rokan Hulu tersebut.