Masuk Daftar Pejabat Paling Kaya, Umzakirman : Salah Entry

PASIRPENGARAIAN – Terkait masuknya Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Sekda Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Umzakirman dalam kategori 10 pejabat paling kaya di Indonesia, membuat pria berkulit sawo matang tersebut harus mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (09/09).
Menurut laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menuliskan nama Umzakirman, Kabag Kesra Sekdakab Rohul sebagai urutan ke 6 Pejabat Paling Kaya se Indonesia.
Tertera dalam laporan KPK bahwa pria yang berkantor di Gedung Masjid Agung Islamic Center itu memiliki kekayaan mencapai Rp 1,8 Triliun.
Diketahui Kepala Bagian Kesra Sekda Pemkab Rokan Hulu, Umzakirman memiliki 5 tanah dan bangunan senilai Rp 1.801.140.000.000 (triliun) dan Alat transportasi 4 unit senilai Rp 324 juta.
Harta bergerak lainnya tidak ada, namun dia memiliki surat berharga senilai Rp 63.007.675 dan Dia juga tidak memiliki kas, harta lainnya, serta utang.
Namun, dari pengakuan Umzakirman  kepada awak media Haluan Riau, data yang dikeluarkan oleh KPK tersebut adalah tidak benar atau salah entry alias Human Error.
“Ini semua adalah kesalahan saya pribadi, yang mana saat memasukkan data kekayaan saya pada tahun 2019 lalu, saya tidak sengaja menambah angka 0 sebanyak tiga kali, sehingga, kekayaan yang sebenarnya sebanyak Rp 1.8 Milyar, menjadi Rp 1.8 Triliun,” Jelasnya.
Diakui Umzakirman, ia sempat terkejut sekaligus syok atas pemberitaan masuknya  nama dirinya sebagai salah seorang dari 10 pejabat terkaya se Indonesia.
“Tentunya saya sangat terkejut dengan pemberitaan tersebut dan saya menganggap ini adalah sebuah musibah ataupun cobaan yang diberikan  oleh Allah SWT kepada saya,” Tambahnya.
Umzakirman mengakui saat ini dia hanya memiliki tanah seluas lebih kurang setengah hektar di Jalan Lingkar Pasir Pengaraian, tanah sekaligus bangunan seluas 26 M x 18 M, dan dua tanah Kaplingan masing-masing dengan luas 15 M x 23 M dan 25 M x 15 M.
“MasyaAllah kalau harta saya mencapai sebanyak itu,” Ungkapnya.
Saat mendatangi Kantor Inspektorat Kabupaten Rokan Hulu, Umzakirman segera melaporkan semuanya kepada Dinas terkait dan berharap kesalahan data yang telah tersebar tersebut dapat diperbaiki.
“Sekali lagi saya minta maaf, sedikitpun ini bukan kesengajaan, namun akibat salah entry atau human error, ” Pungkasnya.
Sementara itu, Inspektur Inspektorat Rohul, Helfiskar SH MH mengaku akan melaporkan kesalahan Entry oleh Kesra Sekda Rohul, terkait LHKPN atas nama Umzakirman kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.