Pemkab Jadwalkan Deklarasi Damai Untuk Pilkades Serentak, Tiga Desa Ditunda

PASIRPENGARAIAN – Menuju Pemilihan Kepala Desa serentak Tahun 2022 yang akan dilaksanakan pada 8 Desember 2022 mendatang, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu jadwalkan untuk melaksanakan Deklarasi Damai yang akan dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center, Rokan Hulu.
Diakui Ketua Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten Rokan Hulu Fhatanalia Putra S.Sos, Ahad (04/12), Kegiatan yang dijadwalkan pada Selasa (06/12) tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Rohul Nomor : Kpts.141.1/DPMPD-PEMDES/520/2022 tentang Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Kabupaten Rokan Hulu Tahun 2022.
“Seperti yang kita ketahui bahwasanya tahapan pelaksanaan Pemungutan Suara pada Pemilihan Kepala Desa Serentak akan dilaksanakan pada hari Kamis, 8 Desember 2022, oleh karena itu sebelumnya kita akan melaksanakan Deklarasi damai tingkat Kabupaten Rokan Hulu,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan Deklarasi Damai kali ini, dijelaskan Fahatanalia akan diikuti oleh Forkopimda, Camat, Kepala Desa, BPD Desa hingga seluruh Calon Kepala yang terdaftar mengikuti Pilkades serentak tahun 2022.
Fhatanalia juga mengakui, dari 69 Desa yang tersebar di 15 Kecamatan yang akan melaksanakan Pilkades serentak tahun 2022, 3 diantaranya pelaksanaannya akan ditunda sampai waktu yang tak dapat ditentukan.
“Ada tiga Desa itu yang ditunda, yakni Desa Sialang Jaya, Desa Kepenuhan Hilir dan Desa Kasang Mungkal, dan untuk pelaksanaannya akan menyesuaikan dengan Pilkades serentak selanjutnya yang jadwalnya juga belum kita ketahui,” jelasnya.
Asisten 1 Setdakab Rohul itu juga berharap, agar pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2022 dapat berjalan damai, Jujur Adil dan Transparan, dimana kepada seluruh pihak untuk dapat menerima hasil dari Pilkades di Desanya masing-masing sesuai dengan suara terbanyak.
“Pilihlah seorang pemimpin yang mau dan mampu mengaktualisasikan kebutuhan dan kemauan dari masyarakatnya, jangan memilih pemimpin karena diberi uang atau money Politik,” pungkas Fhatanalia mengakhiri.