Persiapan Rohul Menuju MTQ Tingkat Provinsi Riau Telah Mencapai 80 Persen

PASIRPENGARAIAN – Menuju perhelatan akbar Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 tingkat Provinsi Riau yang akan dilaksanakan di Kabupaten tetangga, Rokan Hilir, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari persiapan Qari dan Qariah, Pawai hingga stand bazar.
Diakui Asisten 1 Setdakab Rohul, Fhatanalia Putra diwakili Kabag Kesra Rohul, Umzakirman, Kamis (07/07), bahwa persiapan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam mengikuti MTQ tingkat Provinsi Riau telah mencapai 80 persen.
“Alhamdulillah, kesiapan kita sampai saat ini telah mencapai 80 persen,” kata Kabag Kesra.
Pria yang sempat viral karena terdaftar sebagai salah seorang pejabat publik yang memiliki kekayaan yang berlimpah itu mengaku, pada perhelatan MTQ ke 40 tingkat Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan mengirim sebanyak 54 Qari-Qariah dari 7 cabang yang dipelrombakan.
“Adapun peserta ini, merupakan Putra putri asli Kabupaten Rokan Hulu yang berprestasi dan sesuai penjaringan MTQ tingkat Kabupaten yang telah kita lakukan pada waktu sebelumnya,” tambahnya.
Umzakirman juga menjelaskan, dalam persiapan menuju MTQ tingkat Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama Forkopimda terkait telah melakukan rapat yang dilaksanakan pada Selasa (05/07) di Kantor Bupati, lantai 3, Pasir Pengaraian.
“Dalam rapat, ada beberapa yang kita bahas, mulai dari persiapan menuju acara, Bazar, Pawai dan persiapan Qari-Qariah dalam mengikuti lomba,” sebutnya.
Sebelum keberangkatan menuju acara MTQ, pria yang akrab disapa Um itu mengatakan, bahwa seluruh Qari-Qariah asal Rohul akan mendapat pelatihan terlebih dahulu dalam Training Center (TC) yang akan dilakukan selama tiga hari (20-22).
Ketika ditanya terkait target, Umzakirman berharap Kabupaten Rokan Hulu mampu meningkatkan prestasi dari tahun sebelumnya, dimana pada tahun 2019 Kabupaten Rokan Hulu dapat meraih peringkat kelima, dan diharapkan semakin baik lagi.
“Kita berharap dapat naik dan lebih baik lagi, dan tentu itu harus diikuti dengan optimis, kerja keras dan doa bersama,” pungkas Umzakirman mengakhiri.