Terkait Tuduhan Mobilisasi PT Torganda, Sariman: Kami Hanya Menyediakan Kendaraan Bagi Pemilih

PASIRPENGARAIAN – Terkait pemberitaan dugaan kecurangan pilkada yang dilayangkan oleh masyarakat adat ke Bawaslu Rohul beberapa waktu lalu, membuat Humas PT.Torganda Perkebunan Kelapa sawit di kabupaten Rokan Hulu, Riau, Sariman Siregar angkat bicara.
Dalam penjelasannya, pihak PT Torganda membantah adanya dugaan kecurangan 25 TPS  saat pencoblosan di PT Torganda di Pilkada Rokan Hulu (Rohul).
“Beberapa hari yang lalu kan pihak Bawaslu Rohul sudah turun ke perusahaan, dan mempertanyakan terkait prosedur dan proses pencoblosan‎ di seluruh TPS yang ada di areal PT Torganda, dan hasilnya tidak ada,” jelas Sariman.
Ketika ditanyakan terkait tudingan yang dilayangkan oleh pelapor ke Bawasu Rohul bahwa PT Torganda telah melakukan mobilisasi pemilih terhadap salah seorang calon, Sariman menegaskan bahwa itu tidak pernah terjadi.
“Kita tidak pernah melakukan mobilisasi terhadap salah seorang bakal calon, namun, kami hanya menyediakan kendaraan bagi pemilih yang tempat tinggalnya jauh dari TPS,” jelasnya, Sabtu (21/12/2020).
Lanjutnya, pihak manager PT.Torganda juga tidak pernah berlakukan pembatasan akses masyarakat atau siapapun saat kegiatan Pilkada Rohul 2020. Semua tim sukses dari ketiga Paslon diberi akses masuk ke areal perusahaan, termasuk saksi TPS dari ketiga Paslon.
“Tak ada sama sekali pembatasan. Jika masuk dari berbagai pihak ke dalam area perusahaan, wajar kalau memang ada pertanyaan-pertanyaan tentang tujuan dan maksud. Karena perusahaan punya wilayah yang dijaga oleh pihak keamanan perusahaan jadi bukan menghambat, hanya saja memastikan tujuannya apa, dalam rangka apa,” ungkap Sariman.‎
Saat ditanyakan terkait jumlah pemilih nomor urut 2 yang berbanding jauh dari paslon lain, Sariman menegaskan bahwa itu kembali kepada keberhasilan tim sukses dalam meyakinkan pemilih.
“Itu kembali lagi kepada masing-masing calon, berhasil atau tidaknya meyakinkan masyarakat untuk memilih mereka,” imbuh Sariman.
Sariman menegaskan, bahwa pihak PT Torganda tidak pernah melarang setiap pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Tokan Hulu dari pasangan nomor urut 1,2 maupun 3 untuk melakukan kempanye di Area PT Torganda.
“Masing-masing dari mereka sudah pernah melakukan kempanye di Area PT Torganda, namun kembali lagi kepada keberhasilan meyakinkan masyarakat,” jelas Sariman.
Sariman juga menyayangkan, PT.Torganda kerap jadi obyek yang selalu disalahkan di setiap pelaksanaan Pilkada Rohul, termasuk pesta demokrasi tahun ini, bebernya dengan nada kesal,
“Rasanya ini jadi isu yang dikembangkan. Setelah pemilihan, di sebuah kompetisi wajar ada yang kalah dan ada yang menang. Tapi kita memaklumi bahwa setiap kompetisi ada menang. Adakalanya ada pihak yang kalah wajib mencurigai yang menang,”tutupnya.