Tindak Lanjut Evaluasi Pembangunan, Pemkab Gelar FGD RPJPD Rohul 2005-2025

PASIRPENGARAIAN – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohul gelar Forum Group Discussion (FGD) tahap pertama tentang Evaluasi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Rokan Hulu tahun 2005-2025.
Kegiatan yang dibuka secara langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu yang diwakili Asisten II Setda Rohul H.Ibnu Ulya M.Si tersebut dilaksanakan di Convention Hall Masjid Agung Islamic center Rohul, Pasir Pengaraian.
Selain dihadiri Ibnu Ulya, kegiatan FGD juga turut dihadiri oleh kaban Bappeda Yusmar,M.Si, Fungsional perencana ahli muda, sub koordinator pengendalian evaluasi dan pelaporan Bappedalitbang Provinsi Riau, Devita Sari, ST., MT, Ketua Tim Penyusunan Dokumen Evaluasi RPJPD Rohul Tahun 2005-2025 Dari LPPM UNRI, Dr.Auradian Marta,S.IP, MA, beberapa Kepala Dinas maupun Badan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu serta tokoh masyarakat Rokan Hulu lainnya.
Disampaikan Kaban Bappeda Rohul Drs.Yusmar,M.Si bahwa, langkah pertama dilakukan mengikuti mekanisme yang telah diatur oleh Pemerintah Pusat apakah melalui Permendagri ataupun melalui Perpres bahwa RPJP ini di evaluasi setahun sebelum ditetapkannya RPJP, dalam artian Rokan Hulu pada tahun 2024 RPJP nya sudah harus tersusun sebab pada tahun 2025 sudah akan terpakai.
“Oleh Karena itu sebelum Penyusunan ini dilakukan Evaluasi dengan tujuan untuk memberikan masukan dari berbagai kalangan baik akademisi Pemerintahan Daerah maupun Kecamatan yang memiliki cara pandang berbeda yang akan dijadikan bahan masukan untuk RPJPD 2025 hingga 2045 menuju yang namanya Indonesia Emas,” jelasnya.
Didalam Pelaksanaanya, diakui Yusmar Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu akan tetap melakukan koordinasi dan bimbingan dengan Bapedalitbang Provinsi Riau, sebab program atau evaluasi yang akan disusun harus seiring dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah.
“Dikarenakan itu secara Akademisi maka diperlukan Tenaga Ahli sehingga apa yang diharapkan dalam pelaksanaan sesuai dengan aturan dan langkah yang akan dilaksanakan sehingga bisa mendapatkan yang lebih baik dari sebelumnya,” tambah Yusmar.
Sementara itu, Devita Sari sebagai Narasumber FGD menjelaskan bahwa RPJPD merupakan Rencana jangka panjang selama 20 tahun yang mana dalam RPJPD ini ada 4 tahapan RPJMD yang masing masingnya ada lima tahun.
“Untuk evaluasi ini merupakan proses pelaksanaan oleh Beppeda dan tenaga ahli telah menyiapkan dan mengumpulkan data datanya,” jelasnya.
Dirinya berharap dengan terlaksananya evaluasi ini akan mendapatkan hasil yang sangat baik sehingga apa yang telah direncanakan selama 20 tahun dari 2005 hingga 2025 dapat dilaksanakan meskipun tidak secara menyeluruh dapat tercapai namun dalam sebagian besarnya sudah bisa tercapai.
“Evaluasi yang dilakukan saat ini dalam rangka untuk penyusunan RPJPD 20 tahun kedepan lagi yakni 2025-2045, oleh karena itu untuk menyusun RPJPD yang baru dibutuhkan evaluasi terhadap RPJPD yang lama sehingga apa yang ada di RPJPD lama apakah bisa dilanjutkan atau tidak yang diketahui berdasarkan hasil evaluasi,” ujarnya.
Sebutnya lagi, bahwa saat ini Pemerintah Pusat sedang dalam tahap penyusunan RPJPN yang sudah sampai pada proses akhir dan hanya menunggu penetapannya, sedangkan RPJP Provisi Riau saat ini akan melakukan Konsultasi Publik pada akhir Desember dan Sebelumnya telah dilakukan FGD Kewilayahan dengan mengundang seluruh Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau untuk melakukan sinergitas perencanaan untuk 20 tahun ke depan kemudian dari hasil ini akan dilihat kebutuhan dan potensi di masing-masing daerah.
“Dari hasil RPJPD ini nanti akan menjadi Pedoman bagi Calon Kepala Daerah untuk menyusun yang namanya Visi dan Misi bagi setiap Calon Kepala Daerah,”jelasnya.
Masih ditempat yang sama, Dr.Auradian sebagai Tenaga Ahli menjelaskan bahwa salah satu bagian penting dalam evaluasi RPJPD ini adalah indikator Makro yang ada berkaitan dengan angka Kemiskinan, Pengangguran, laju pertumbuhan dan IPM.
“Didalam RPJPD terdapat 3 tujuan penting dalam evaluasi yakni mengukur ketercapaian indikator RPJPD sendiri, melihat Faktor Faktor yang mempengaruhi apakah Faktor mendorong atau penghambat didalam realisasi atau evaluasi perencanaan pembangunan, serta rekomendasi dan tindak lanjut,” terangnya.