KKN di Desa Sungai Pinang, Mahasiswa Univrab Merenovasi dan Membersihkan Musholla

BANGKINANG – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Abdurrab tahun 2022 dari kelompok 18 yang beranggotakan Andre Hastra, Annisa Mayasni, Cindy Marina Br. Panjaitan, Donita Zuliana, Fadli Azzuhri, Iin Syukma Safela, Mardianti Pratiwi, Miftah Uljannah, Mutiara Lestari, Rizky Hamdani, Rosnida Delsi, Setya Novandi, Yeni Karlina, Windy Damayanti Ismun dan DPL Utama Rahmat Tisnawan, S.Si, M.T melaksanakan kegiatan akhir Mahasiswanya di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Belasan mahasiswa Univrab itu melaksanakan program wajib Musholla CERDAS (Cakep dan Bersih, Edukatif, Ramai dan Produktif, Dakwah dan Informatif, Aktif dan Sinergis, Sosial dan Solutif).
KKN ini dilaksanakan selama 23 hari, dimulai sejak 1 hingga 23 Agustus 2022.
KKN CERDAS 2022 merupakan tema KKN yang dipilih pada tahun ini. Dengan mengusung 3 nilai yaitu “Religious” mahasiswa diharapkan memiliki jiwa yang dekat dengan Rabb-Nya dan senantiasa mentaati aturan Tuhannya.
Pada saat survei ke beberapa musholla di Desa Sungai Pinang, kelompok 18 menemukan salah satu musholla yakni, musholla Nurul Hikmah yang terletak di Dusun III. Terlihat dari kondisinya, musholla tersebut cukup memprihatinkan sehingga mahasiswa berinisiatif untuk untuk merenovasi dan membersihkan musholla tersebut.

Setya Novandi selaku ketua kelompok 18 kepada awak media Riausmart.com mengatakan, kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian mahasiswa univrab terhadap kebersihan lingkungan dan tempat ibadah.  Mereka kompak merenovasi dan membersihkan musholla dengan kegiatan plaster tiang, cat kusen jendela dan pintu, mencuci karpet, mengepel lantai, menyapu halamannya, membersihkan toilet, membuat poster RAB value, tata cara sholat, membuat stiker doa masuk dan keluar WC, batas alas kaki, toilet pria dan wanita.

“Selama mengabdi di Dusun III ini, kami mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran tambahan, karena bisa mengetahui langsung kondisi masyarakat. Untuk kegiatan bersih-bersih, kami fokus pada tempat ibadah, salah satunya musholla,” katanya.
“Dengan bersihnya lingkungan musholla, tentunya akan membuat masyarakat lebih nyaman melaksanakan ibadah,” tuturnya.
Tidak hanya itu, belasan mahasiswa yang melaksanakan tugas di desa tersebut juga telah melaksanakan berbagai kegiatan, seperti  memperbaharui dan mengecat papan nama mushola Nurul Hikmah, membuat plang penunjuk jalan ke musholla serta membuat tong sampah. Kemudian belajar mengaji bersama anak-anak setiap malam dan mengadakan pengajian rutin tiap hari minggu malam dengan mengundang ustadz.

Sementara Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), mengapresiasikan kegiatan yang dilakukan mahasiswanya di akhir tugas KKN di desa setempat.
“Mereka telah melakukan banyak hal di desa itu, semoga bisa menjadi pelajaran tambahan bagi mahasiswa itu sendiri ketika kembali ke kampus dan menyelesaikan kuliahnya,” tutur Rahmat